Manfaat Menarik Dari Musik

Mendengarkan musik dikenal menjadi salah satu aktivitas yang banyak dilakukan oleh banyak orang dalam sehari-harinya. Selain mudah untuk dilakukan dan tidak menghabiskan waktu panjang yang mengikat, kegiatan ini sering dipilih banyak orang untuk menghabiskan waktu luangnya. Saat sedang tiba-tiba perlu melakukan aktivitas lain yang penting, kegiatan mendengarkan musik ini bisa dihentikan kapan saja. Atau seringkali juga, kegiatan lain bisa dilakukan bersamaan dengan tindakan mendengarkan musik. Sehingga mendengarkan musik sering dilakukan oleh banyak orang, baik itu untuk menghabiskan waktu sambil bersantai atau melakukan aktivitas lainnya, bahkan dalam beberapa kasus dapat dilakukan sambil bekerja. Di masa modern ini cukup banyak tempat bekerja yang mengizinkan para karyawannya untuk dapat bekerja dengan lebih santai, seperti tidak harus menggunakan busana yang super formal maupun dapat bekerja sambil memasang lagu agar tidak mudah mengantuk.

Selain memiliki kriteria seperti yang diinformasikan di atas, musik juga memiliki beberapa manfaat seperti untuk mengasah kesehatan dan informasi yang ditampung oleh otak. Selain menambah informasi serta wawasan, musik juga ternyata sangat bermanfaat sebagai sarana entertainmen untuk dapat menghibur pendengarnya. Di kala jenuh, musik dapat memberi pencerahan untuk mengembalikan semangat dan energimu untuk beraktivitas. Selain itu, pikiranmu juga akan kembali menjadi segar terutama jika musik yang didengar kamu sukai atau sesuai dengan suasana hati. Bahkan stamina dan kemampuan fisikmu dapat turut serta dilatih sambil mendengarkan musik lho! Hayo ngaku siapa yang suka dengerin lagu sambil ikutan goyang sendiri? Maka dari itu, jika kamu tertarik untuk mencari tahu lebih lanjut akan informasi seputar musik, kamu bisa membaca penjabaran yang dibahas dibawah ini ya.

 

Manfaat yang Bisa Didapatkan Dengan Mendengar Musik

Seperti yang telah banyak diketahui jika kamu ingin melatih kemampuan dan kekuatan fisik, maka hal yang harus dilakukan adalah olahraga. Sedangkan jika kamu ingin mengasah wawasan atau untuk menghibur kejenuhan, maka aktivitas yang harus dilakukan adalah mendengarkan musik. Aktivitas yang satu ini sudah banyak diketahui namun masih sering dilakukan akibat dari anggapan orang bahwa kegiatan ini tidak memberi dampak besar. Padahal kegiatan yang satu ini ternyata sangat besar karena dapat memberi segi positif bagi berbagai hal dalam hidup manusia.

Ada suatu perbandingan yang beredar. Dimana jika kamu ingin mengasah kemampuan fisik, maka lakukan olahraga. Namun apabila kamu hendak mengasah kekuatan otak, maka hal yang harus dilakukan adalah mendengar musik. Mengapa begitu? Mendengarkan musik ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan otak maupun tubuh yang sangat besar. Musik, dinilai dapat membantu meredakan stres, membuat pendengarnya merasa menjadi lebih bersemangat, bahkan hingga dapat membantu meredakan nyeri. Betapa menakjubkannya ya? Siapa sangka, tindakan yang dapat dilakukan untuk menjaga kondisi tetap sehat dapat dilakukan dengan cara yang begitu menyenangkan. Kesehatan yang dapat dijaga juga cakupannya cukup luas, mulai dari kesehatan mental hingga ke fisik. Berikut akan dijelaskan informasi mengenai manfaat mendengarkan musik bagi tubuh manusia.

1. Membantu Meredakan Stres

Banyak orang yang sering mengalami mendengarkan lagu kesukaan di saat sedang stres, dimana kemudian pikiran berangsur menjadi lebih baik. Hal ini bukanlah suatu kebetulan, bahkan ada penjelasan ilmiah dibaliknya. Mendengarkan musik diteliti dapat menurunkan kadar kortisol di tubuh. Kortisol merupakan suatu hormon yang dapat membuat respons terhadap stres. Musik juga dapat memberikan pengaruh pada aktivitas fisiologis di tubuh, seperti detak jantung, suhu tubuh, hingga tekanan darah. Musik dengan tempo yang perlahan dapat menurunkan kecepatan detak jantung, laju pernapasan, hingga tekanan darah. Sementara musik dengan tempo yang cepat memiliki efek sebaliknya.

2. Meringankan Gangguan Kecemasan

Bagi orang yang memiliki riwayat kecemasan ringan hingga parah, mendengarkan musik bisa membuat pikiran menjadi lebih rileks. Musik itu sendiri dapat menjadi pengalih perhatian yang baik. Manfaat mendengarkan musik ini juga sering diterapkan kepada para pasien kanker yang sedang dalam masa perawatan. Dengan musik, pasien akan merasa lebih tenang, sehingga komunikasi dengan orang-orang terdekat selama perawatan pun bisa lebih lancar. Musik juga dapat memberi kenyamanan yang cukup besar. Selama masa perawatan kanker, musik dapat membuat masa perawatan bisa dijalani dengan lebih baik.

3. Meningkatkan Kemampuan Kognitif

Baik itu mendengarkan serta saat bermain alat musik, memiliki kaitan yang erat dengan meningkatnya fungsi kognitif dan intelektual pada diri manusia. Sehingga saat sedang mengerjakan sesuatu kegiatan yang bersifat kognitif, aktivitas mendengarkan musik dapat memberi dampak untuk melakukan kegiatan tersebut. Beberapa contohnya seperti menulis atau seringkali dalam dunia modern ini mengetik, membaca, atau berbagai macam pekerjaan lainnya tidak ada menjadi masalah jika dilakukan sambil mendengarkan musik.

4. Baik Untuk Diet

Aktivitas olahraga sambil mendengar musik

Hal yang satu ini tampak begitu menarik bukan? Manfaat mendengarkan musik yang satu ini memang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Diet dan musik memiliki kaitan diantaranya. Sebagai contohnya saat aktivitas makan diiringi sambil mendengarkan musik yang memiliki tempo lambat akan memberi perasaan hati untuk bisa lebih rileks. Faktor penerangan ruangan yang agak remang juga membantu banyak dalam hal ini. Sehingga saat makan bisa dilakukan dengan lebih perlahan sehingga membuat lebih cepat merasa kenyang, dibanding jika kamu makan dalam ruangan yang terang benderang secara cepat seperti sedang terburu-buru.

5. Bisa Meredakan Nyeri

Meski manfaat yang satu ini masih belum ada penelitian konkritnya, namun banyak ahli yang percaya bahwa musik dapat membuat otak memberi perintah kepada organ tubuh untuk dapat mengolah kondisi tubuh dalam meredakan rasa sakit di dalam tubuh. 

6. Meningkatkan Daya Ingat

Manfaat ini tidak dapat dipastikan efektif bagi semua orang, namun disesuaikan dengan kondisi rasa nyaman masing-masing. Bagi beberapa orang, kegiatan belajar sambil mendengarkan musik bisa membuat topik pelajaran lebih mudah untuk dipelajari dan membekas di otak. Namun hal ini ditentukan dari jenis musik yang menjadi selera dari masing-masing orang, serta apakah orang tersebut nyaman untuk belajar sambil mendengarkan musik. Karena ada juga lho beberapa orang yang lebih suka belajar dalam kondisi hening.

7. Untuk Membuat Tidur Menjadi Lebih Nyenyak

Terapi menggunakan musik sebagai pengantar tidur juga dinilai cukup efektif untuk mengatasi masalah gangguan tidur seperti insomnia. Jenis musik yang umumnya dipilih contohnya seperti musik klasik yang sangat efektif dalam membuat tubuh menjadi rileks, sehingga upaya untuk tidur berlangsung dengan lebih cepat. 

8. Memperbaiki Suasana Hati

Musik pastinya berperan penting dalam membantu memperbaiki suasana hati yang buruk. Baik itu berbagai jenis musik seperti musik klasik, dangdut, atau pop yang populer dengan banyak orang. Aktivitas yang dilakukan sambil mendengar lagu kesukaan terbukti dapat memperbaiki suasana hati yang buruk untuk dapat berubah menjadi kembali baik. Faktor ini juga dapat memicu produksi dopamin secara alami dari dalam tubuh. Sedangkan dopamin itu sendiri merupakan suatu komponen kimia yang dapat memberi perasaan senang dan bahagia.

9. Bantu Redakan Gejala Depresi

Salah satu manfaat utama dari mendengarkan musik yang sering dialami banyak orang yaitu membantu meredakan rasa stres serta pikiran negatif dari manusia. Gejala yang dikenal dengan nama depresi ini relatif dapat menjadi sangat berbahaya bagi pengidapnya. Bagi orang yang sudah memiliki gejala atau kasus depresi di masa lalu, kegiatan mendengarkan musik dapat dijadikan pilihan metode pemulihan yang baik. Salah satu jenis musik yang dapat membantu secara efektif contohnya seperti musik klasik dan musik berjenis meditasi. Tapi jangan salah pilih musik ya untuk kasus yang satu ini maupun beberapa kondisi yang sedang terjadi. Musik berjenis metal, emo, dan tekno sangat tidak disarankan sebagai metode untuk meredakan gejala depresi. Bisa jadi malah tambah depresi kalau dengar 3 jenis musik itu.

10. Meningkatkan Stamina

Salah satu manfaat yang bisa diambil dari kegiatan mendengarkan musik yaitu untuk menemani masa beraktivitas. Dengan berolahraga sambil mendengarkan musik maka dapat membuat orang yang melakukan olahraga bisa lebih bersemangat dan memiliki stamina yang lebih besar. Maka dari itu sering untuk ditemukan orang yang berlari sambil mendengarkan musik menggunakan headset, atau saat sedang workout di gym. Maka dari itu tak jarang juga tempat fitness yang memutarkan lagu untuk menemani aktivitas berolahraga para pelanggannya. Selain aktivitas lari akan menjadi lebih bersemangat, stamina pun menjadi semakin baik. Jadi kegiatan olahraga bisa dilakukan dalam waktu yang lebih panjang.

 

Kesimpulan

Lalu setelah demikian besar manfaat yang bisa didapatkan dari musik. Maka jenis musik apa yang dapat efektif dalam memberikan manfaat untuk kesehatan? Tren yang berkembang saat ini adalah, musik dengan irama yang cepat baik untuk digunakan sebagai pengiring saat olahraga. Sedangkan musik dengan irama yang lambat akan menjadi unggul saat digunakan untuk keperluan relaksasi. Namun tentunya prinsip musik ini tidak dapat ditetapkan secara sama rata ke seluruh orang. Jika kamu cocok dengan pola yang banyak diterapkan seperti itu, maka kamu bisa mengikutinya. Namun tidak semua orang akan cocok dengan prinsip seperti ini. Ada beberapa orang lain yang kurang cocok dengan cara ini. Maka dari itu prinsip perhitungan akan pemilihan musik ini bebas untuk diterapkan.

Menggunakan musik sebagai terapi adalah masalah selera yang tidak selalu akan sama. Musik keras seperti rock sekalipun dapat dianggap orang memberi perasaan tenang bagi pendengar yang menyukainya. Melebihi dari saat orang tersebut mendengarkan instrumen musik klasik. Namun bagi mereka yang kurang suka musik rock, disuruh mendengarkan musik ini terasa bagaikan berada dalam tekanan yang begitu besar. Banyak orang menganggap bahwa musik sangat berkaitan dengan kejadian di masa lalu. Beberapa orang bahkan sering berpikir bahwa musik sangat berkaitan dengan kenangan di masa lalunya. Bagi beberapa orang, jenis musik tertentu bisa membangkitkan memori terdahulu, baik itu memori indah maupun yang buruk. Sehingga pertimbangan ini juga sering digunakan dalam menentukan jenis musik yang paling cocok dalam penggunaan sebagai terapi.

Musik Metal, Dianggap Baik Atau Buruk

Musik Metal, Dianggap Baik Atau Buruk

Dunia mengenal berbagai jenis musik, dan perkembangan musik ini populer hingga ke seluruh dunia. Berbagai jenis musik diketahui memberi banyak manfaat bagi manusia. Musik baik itu yang hanya berbentuk instrumen maupun beserta lirik yang dinyanyikan juga berhasil menarik minat banyak masyarakatnya. Hingga untuk mempermudah pembagiannya, perkembangan musik dibedakan menjadi beberapa jenis. Pembagian ini dilakukan berdasarkan kriteria yang sama dari musik tersebut maupun kemiripan satu sama lainnya.

Salah satu musik yang dikenal dunia disebut dengan nama musik metal. Dibanding dengan aliran musik lainnya, musik metal memiliki alunan nada yang paling keras. Susunan lagu dengan hentakan irama alat musik yang bertubi-tubi, suara melodi melengking yang dapat memekakkan telinga hingga agak mengganggu bagi sebagian orang, dan tak lupa disertai dengan suara melengking dari vokalisnya. Penampilan dari para musisinya pun cenderung dalam nuansa warna hitam. Dimana hal ini sering turut diikuti oleh para penggemarnya. Mulai dari pemakaian kostum yang dikenakan, hingga ke make up dan atribut yang menghiasi dekorasi di panggung.

Dalam perkembangannya, akibat dari beberapa hal menimbulkan aliran musik metal ini dianggap tidak seperti aliran musik lainnya. Nuansa dan penampilan yang disajikan sering disebut memberi kesan negatif, sehingga ditanggapi secara buruk oleh banyak kalangan. Akibatnya jenis musik ini banyak dipertanyakan akan manfaat dari kehadirannya dalam kancah permusikan. Jika lagu lain berhasil memberi dampak baik bagi para penggemarnya, bagaimana dengan musik metal?

 

Musik Keras yang Dikenal Dengan Istilah Musik Cadas

Berbagai media menyebutkan aliran musik ini dengan nama musik cadas. Musik jenis ini memiliki karakteristik yang telah dipopulerkan oleh berbagai artisnya sejak tahun ’60-an, seperti:

  • Memiliki suara musik yang keras, berdistorsi dan berat
  • Lirik yang dinyanyikan seringkali emosional mengenai tema kemarahan, kecemasan, kekecewaan, rasa depresi, merasa asing dan terisolasi dari kehidupan sosial, hingga kesepian. Tidak jarang juga musik metal disampaikan dalam bentuk respon dari kehidupan para pemusiknya.
  • Menggunakan alat musik dalam format seperti gitar, bass, drum disertai vokalis yang aransemen lagunya cenderung agresif
  • Lirik yang dinyanyikan akan cenderung sulit ditangkap karena sering menggunakan berbagai teknik bernyanyi yang tidak seperti nyanyian biasa. Contohnya seperti screaming (berteriak secara melengking) atau growl (menimbulkan suara berat seperti menggeram)

Dengan karakteristik macam ini, bukan berarti musik metal ini tidak memiliki penggemarnya. Hal ini bisa dibuktikan dengan peningkatan para band metal yang ada di seluruh dunia yang terus bertambah. Dan tak lupa juga jumlah para penggemarnya terus melonjak naik. beraneka macam kreasi dari lagu dan video clip yang dihasilkan juga terus meningkat.

 

Musik Metal dan anak muda

Banyak anak muda menjadi kelompok yang gemar untuk mendengar akan jenis musik ini. Namun tentunya tidak semua anak muda menyukai musik jenis ini. Biasanya para orang tua akan sering merasa terganggu hingga kuatir akan minat anaknya ini, yang ditakutkan dapat merusak mental, pikiran dan perasaan dari anak tersebut. Padahal musik metal ini tidak selalu memberi dampak yang negatif. Dalam kenyataannya pun banyak memberi manfaat bagi hidup para penikmatnya.

Sebuah studi yang pernah dilakukan di Australia menyatakan tindakan mendengarkan musik ekstrem dapat memberi dampak yang menenangkan bagi pendengarnya. Bahkan hingga membantu orang tersebut untuk dapat memproses perasaannya secara sehat. 39 partisipan dalam suatu penelitian yang berusia 18-34 tahun diperdengarkan dengan aliran musik ekstrem ini, dan kemudian dipertemukan dalam sebuah sesi wawancara akan perasaan marah mereka seputar hubungan dengan lingkungannya, pekerjaan atau studi, masalah keluarga, sampai seputar finansial. Mereka kemudian dibagi menjadi dua grup, dimana grup pertama mendengarkan musik berjenis metal yang disukainya selama 10 menit. Sementara grup lainnya ditempatkan hening tanpa musik apapun yang bisa didengarnya. Studi menunjukkan bahwa musik metal sama sekali tidak membuat partisipan di grup pertama untuk menjadi emosi. Musik metal justru memberi mereka perasaan yang lebih baik dan membantu dalam memproses emosi secara sehat.

Pilihan musik yang didengar juga sangat berkaitan dengan kondisi perasaan yang sedang dialami. Saat sedang senang pastinya lagu yang akan didengar juga bertemakan nada-nada yang riang, dan tidak mungkin seputar kesedihan. Hal yang sama berlaku sebaliknya. Pada jenis orang-orang yang sedang marah, mereka akan cenderung mencari jenis musik yang lebih menonjolkan akan lagu yang sesuai dengan perasaan kacau yang sedang dialami. Dalam hal ini contohnya seperti lagu metal yang penuh keberisikan. Maka dari itu musik berperan membantu masyarakat dalam menyalurkan perasaan yang sedang dialami. Musik juga berfungsi dalam meredam perasaan yang buruk saat dalam kondisi yang kurang baik. Kecocokan ini akan memberi perasaan tidak sendirian yang cukup menyenangkan.

 

Dampak Negatif Dari Musik Metal

Aktivitas Head Bang

Musik metal dapat diterima manfaat positifnya dalam mental pendengarnya. Namun musik ini ternyata masih memiliki dampak negatif bagi kondisi fisik dari pendengarnya. Kondisi mental dari pendengarnya juga dapat menjadi lebih buruk saat terlalu larut akan kekecewaan atau kekesalan seperti yang diwujudkan dalam lagu hingga memberi dampak yang sangat buruk.

Salah satu manfaat buruk dalam kondisi fisik sangat sering dialami yaitu pada bagian tubuh bagian atas, yang lebih tepatnya pada leher. Ada suatu kebiasaan yang sering dilakukan oleh baik itu para pemusik dari aliran ini, hingga para penggemarnya saat sedang membawakan musik. Irama dari lagu yang ditampilkan sering cocok dengan gerakan kepala yang seperti mengangguk-angguk. Bahkan dalam situasi saat irama yang dibawakan lebih cepat dan intens lagi, gerakan yang dikenal dengan nama head bang itu dapat mencederai leher maupun kepala. Bahkan dalam kondisi ekstremnya, head bang yang dilakukan secara sangat intens dapat menimbulkan stroke dan cedera otak traumatis.

Irama yang cepat ditambah dengan tajamnya derajat pergerakan kepala tersebut dapat menimbulkan pusing, sakit kepala, hingga bagian paling parahnya menimbulkan cidera. Maka dari itu dibuatlah peraturan bagi para pemusiknya, dimana mereka harus mencantumkan informasi berupa ‘peringatan head bang’ di bagian cover albumnya apabila lagu yang dirancang dapat memberi keinginan bagi peminatnya saat mendengarkan lagu tersebut. 

Maka dari itu para pakar selalu menyarankan untuk orang-orang yang menyukai jenis musik ini maupun para pemusiknya untuk selalu memperhatikan kesehatan fisiknya saat mendengar jenis musik ini. Pastikan untuk mengontrol suara volume dari lagu yang diputar agar tidak merusak pendengaran atau mengganggu lingkungan sekitar.

Dampak positif musik metal untuk kesehatan mental

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, bahwa musik jenis ini dapat memberi inspirasi kepada para pendengarnya untuk dapat menikmati musik ini. Musik cadas ini juga sering menyalurkan rasa sedih maupun kecewa yang sedang dialami. Hingga membuat perasaan menjadi lebih baik. Jenis musik ini berperan secara tidak langsung sebagai sarana untuk ‘curhat’ dan merasa memiliki nasib yang sama diantara penyanyinya dengan orang yang mendengarkan lagu tersebut. Sehingga rasa penerimaan ini memberi dampak positif bagi si pendengar. Jadi meskipun jenis musik ini memberi tampilan dari luar sebagai suatu hal yang mengerikan, banyak juga manfaat yang bisa dirasakan orang yang mendengarnya dari dalam. Aneka orang yang datang ke pertunjukkan konser sebuah band metal juga tak jarang menemukan penggemar aliran musik tersebut bersikap terbuka dan saling menerima. Bagaimana kamu tertarikkah untuk mencoba mendengar jenis musik ini atau bahkan mampir ke konser band metal?

Coba Pahami Selera Musik Sang Milenial

Saat ini semua kalangan bisa menikmati adanya sebuah music dari keseluruhan genre yang ada. Hal ini dilandasi juga oleh minat dari si pendengarnya. Salah satunya sang generasi Milenial yang ikut aktif menikmati music-musik modern pada era teknologi ini. Yang bisa kita ketahui , dari generasi Milenial ini ialah yang lahir di tahun 1990 an dan tergolong diantaranya masih ada yang masuk golongan muda. Namun, ada juga beberapa diantaranya yang mengungkap untuk Generasi Milenial ini memiliki respect yang kurang dan dianggap tidak terlalu peduli mengenai album, lalu karir dari si musisi, ekonominya sampai pada aspek dari Interpersonalnya yang menjadi seorang penggemar music. Untuk hal ini kalau mimin katakana si, tidak sepenuhnya benar. Karena, hal ini masih masuk sebagai tudingan mieing saja atas musisi tua mengenai perubahan lajur selera dari music sang milenial ini.

Apakah Semua Ini Masuk Dalam Kata Pembenaran ?

Dari sebuah laporan di salah satu situs yang ada, dari bertambahnya seuah populasi di generasi Milenial yang terjadi di Negara Amerika bisa dikatakan menaik sampai 24% yang memang benar bisa memberikan sebuah dampak yang cukup baik untuk perindustrian music. Generasinya terdiri dari berbagai ras serta etnik ( Afrika – Amerika, ataupun Hispanik ).

Selain daripada itu, ada juga ungkapan untuk sang Milenial ini akan jauh lebih mungkin untuk bisa menikmati adanya konser dan juga akan jauh bisa hadir di beberapa konser serta festival music dengan masing-masing diantara mereka ini rela untuk mengeluarkan dana sekitar 50$ pada tiap tahunnya hanya untuk music saja ya guys.

Selain dari aspek perekonomiannya, generasi ini juga sering kali mendukung para musisi idolanya ini sekitar 48% menyukai dari postingan di Facebook, lalu 43% juga senang dalam membagikan postingan dari Facebook, Twitter, Email, serta media social lainnya. Untuk 37% pemberian komentar di Facebook, 37% lagi membagikan adanya playlist music, 31% untuk me-repost, 26% pada bagian re-tweet.

Dalam sebuah survey juga tercatat ada 1000 konsumen music yang memiliki usia diantara13-32 tahun dengan 76% berkata mereka mendengarkan adanya music beberapa kali dalam sehari. Lalu 80% mengatakan music ini sebagian hal yang penting dalam hidup mereka, dan 70% sisanya tidak bisa berhenti untuk mendengarkan adanya music di setiap genrenya.

Adakah Yang Di Harapkan Sang Milenial Dari Musisi Idolanya ?

Kebanyakan langsung dari sang Milenial ini juga bisa langsung memandang adanya beberapa musisi Idolanya itu sebagai salah satu model yang bisa untuk mewujudkan adanya pengalaman bagi pribadi mereka masing-masing. Terutama sekali untuk musisi yang memang bisa menghadirkan adanya kegelisahan dari pendengarnya. Dan rata-rata di angka 50% sang Milenial ini juga diantaranya ada yang membeli produk yang sama dengan adanya musisi mereka kenakan.

Untuk genre music yang memang biasa di sukai oleh sang Milenial ini sendiri cukuplah beragam. Diantaranya itu adalah music R & B, Hip Hop lalu Top 40 Pop serta adanya genre yang mengacu kearah kebudayaan seperti pecinta K-Pop, J-Pop, Regional Meksiko, ada yang suka Bollywood, ampai pada music Spanyol yang Kontemporernya. Walau demikian, dari para pendengarnya ini juga ingin selalu terhubung langsung dari adanya music Negara asal mereka sendiri, salah satunya si yang berasal dari Asia dan juga Latin.

Selain daripada itu, sang Milenial sendiri memang suka dengan adanya music yang berbau gembira, lalu juga positif, serta yang memiliki daya semangat di dalam musiknya. Hal ini sendiri memang sebagai salah satu upaya dari keluar kenyataan hidup yang memanglah sulit untuk bisa menunjukkan dari kekurang minatnya Milenial pada music yang berbicara langsung tentang sebuah kematian, lalu mengenai kemiskinan, dan juga mengenai kelaparan.

Pitbull salah seorang artis popular ini memang menciptakan adanya music untuk membuat sang pendengarnya ini bisa menjadi lebih semangat lagi, lebih berbahagia, serta bisa melupakan adanya segala persoalan hidup yang nyata. Selain daripada itupun juga ada artis seperti Taylor Swift yang menggeser sedikit adanya selera dengan judul lagunya itu Fifteen. Disini dirinya sekaligus memberikan adanya nasihat untuk para penggemarnya itu dalam menghadapi sebuah tekanan menjadi seorang mahasiswa yang berada di sekolah tinggi.

Walau demikian pun dari generasi milenial ini sendiri memiliki adanya sebuah rentan dari perhatian yang memanglah pendek pada sebuah music. Dan dari sinilah, sang Milenial it uterus menerus mencari adaya music-musik yang baru. Jadi pada intinya, jika mereka sudah mendengarkan adanya sebuah lagu yang memang telah di keluarkan berarti lagu tersebut sudah lawas, sudah kuno, dan harus mencari penggantinya.

Dilansir dari sebuah situs, Vevo selaku adaya sebuah situs streaming music popular inilah menguak adanya data baru dari 87% para penggemarnya bisa mengatakan adanya sebuah data rata-rata dengan cara mengunjungi sebuah platformyang memanglah kurang lebih mencapai di angka 13,3 jam dalam seminggunya. Lalu kurang lebihnya ada 12 Miliar terdapat sebuah penayangan video yang memang mencakup ke seluruh dunia dalam jangka waktu per bulannya. Nah, untuk sang Milenial ini sendiri sering sekali mendengarkan music lewat Andorid, lalu lewat iPhone, Laptop sekaligus ada juga yang mendengarkan dari PC.

Lantas, Siapa Saja Musisi Idola Yang Di Sukai Generasi Milenial ?

Di kutip dari sebuah wawancara yang ada, yakni wawancara dari Ypulse.com ini ada sekitaran 90 % dengan usia 13 sampai 33 tahun ini sangatlah menyukai adanya 17 Musisi ataupun adanya Band yang sangat di gemari seperti halnya musisi Taylor Swift, Beyonce, lalu ada Adele, kalau Bandnya terdapat Twenty One Pilots, lalu masuk ke musisi Rihanna, ada Drake, musisi Sia, Kanya West, ada juga nih Justin Timberlake, band yang sama enaknya untuk di dengar Linkin Park, musisi Katty Perry, Coldplay , Adam Levine serta beberapa lainnya lagi.

Sementara itu, tercatat juga dari sebuah platform semacam Youtube ini dilihat dari Subscribenya dengan Youtub dari RihannaVEVO terdapat 23 jt subscriber, lalu TaylorSwiftVEVO dengan 20 jt subscriber, KattyPerryVEVO 20 jt subscriber juga, AdeleVEVO 13 jt subscriber.

Lalu selanjutnya juga ada dari Maroon5VEVO dengan memilki subscriber diangka 15,1 Juta Subscriber yang ada. Wajar saja, kualitas dari paraq penyanyinya ini patut memiliki adanya pengikut yang jutaan orang banyaknya di dunia. Saat ini para generasi sedang menikmati adanya lagu-lagu baru yakni kebanyakan lagu barat yang memang sudah menjadi trendnya anak-anak masa kini.

Beberapa diantaranya, sering sekali masuk kedalam sebuah backsound untuk video dengan durasi lagu sekitaran satu menit lamanya yang dikatakan bisa menjadi challange masa kini. Dan salah satu contoh untuk menikmati musik saat ini ya dengan aplikasi Tiktok misalnya. Semua orang menjadi happy dan seluruh kalangan bisa menerima hal tersebut di buat sebuah backsound yang lucu-lucu jadinya.

Meresapi Lagu Tanpa Harus Bernyanyi

Music sendiri ialah sesuatu hal yang memang memiliki sebuah sifat  yang Universal. Diamana, semua orang ini memang bisa dengan mudah mendengarkan tanpa harus adanya pembatasan pada jarak, lalu pada budaya, sampai pada waktu juga tidak memiliki batasan yang nyata. Disini pun terdapat sebuah perkembangan music yang memanglah dari zaman ke zaman itu akan menghasilkan ada banyak sekali sebuah genre dengan penambahan sub genre yang ada saat ini. Genre ini terdapat dari music Klasik, lalu Baroque, Pop dengan Rock & Roll, music Disco hingga adanya music di Era Modern juga memungkinkan pada istilah Post dalam mendefinisikan adanya jenis music dengan di buat melalui sebuah cita rasa yang berbeda.

Untuk era modern ini sendiri, kita semua bisa mendengarkan dengan mudahmusik yang cukup jauh lebih beragam lagi bahkan bisa dengan mudah untuk mengakses ribuan lagu secara bebas. Dri sini pun sudah terlihat jelas adanya Industri music yang sudah sangat berkembang begitu cepat dikarenakan adanya sebuah peralihan di masa analog ke era digital dengan saat ini sebagian diantara kita ini bisa untuk saling mencoba serta menikmati adanya music melalui sebuah cara yang Old School.

Setiap orang minimal sekali di dalam hidupnya untuk bisa menikmati adanya music dari beberapa genre. Ntah yang di suka Pop, R n B, Reggae, atau jenis lainnya itu. Umumnya si music Pop yang memang menjadi genre yang mudah sekali untuk di dengar dan juga di nyanyikan kembali dengan orang lain. Music Pop juga bisa di terima baik bagi kalian kalangan Orang Tua, anak muda, anak laki-laki dewasa, anak perempuan dewasa, atau siapapun itu dengan mudah sekali bisa mencerna adanya music ini.

Musik Di Zaman Modern

Untuk music di zaman ini bisa di katakana tidak terlalu ketat mengakui adanya sebuah hokum dan juga peraturan. Hal ini didasari adanya sebuah kemajuan Ilmu dan juga teknologi yang kian membesar saja. Misalnya bisa dengan melihat adanya penemuan di bidang teknik, lalu di film, ada juga di radio, televise, serta pada Komputer. Dan pada masa-masa inilah biasanya orang-orang ingin mencoba untuk mengungkapkan adanya sesuatu yang bebas dari seseorang yang bisa berfikir bahwa music ini sebagai sesuatu barang dagangan yang ada.

Perkembangan dari Kebudayaan serta teknologi ini juga modern dari pengaruh perkembangan alat music yang memanglah bisa untuk di digunakan dengan berbagai macam bentuk penyajian yang juga semakin berkembang saja. Untuk fungsi pada music modern ini telah di bagi juga dalam beberapa manfaat seperti :

# adanya terapi

Manfaat pertama memang bisa sebagai ajang terapi atau pengobatan. Yang imana untuk awalannya music ini sendiri di gunakan sebagai metode penyembuhan dari penyakit pasien dari korban perang bagi para veteran perang. Dan music terapi ini juga sudah dilaksanakan di rumah sakit Eropa , lalu Amerika Serikat dan juga Kanada.

# menambah dalam daya kecerdasan

Daya Intelegensi ini di buat oleh Otak kiri yang memanglah menjadi sebuah sector pusat dalam pengendalian fungsi Intelektual, yakni pada daya ingat, bahasanya, logika, gaya peritungannya sampai pada daya dalam analisis yang di gunakan oleh otak kiri ini. Dalam otak kanan sendiri ini sudah menjadi sebuah spontanitas, lalu terdapat pengendalian fungsi mental yang memanglah melibatka adanya intuisi , sikap serta emosi, memiliki hubungan ruang dengan dimensi, adanya gambar, music bersamaan dengan irama, lalu gerak dengan tari sampai pada Divergen.

Music ini sendiri juga bisa di gunakan langsung sebagai sebuah penyeimbang dari fungsi otak kiri dengan otak kanan. Yang dimana ini terdapat daya estetis music yang memang terutama sekal ini memang bisa di gunakan sebagai salah satu penambah IQ. Dan dari sini juga sudah terbukti adanya proyek dengan giat berkembang lebih jauh di Negara barat.

# memiliki sebuah fungsi lain

Nah, selain kedua teratas yang sudah di jelaskan tadi… disini terdapat fungsi lainnya juga. Dimana fungsinya itu bisa untuk meningkatkannya sebuah produktivitas kerja dan juga adanya music yang memang bisa untuk merubah suasana yang ada.

Periode di abad ke 20 ini juga sudah di sebut sebagai sebuah periode music modern. Adanya bentuk serta tipe music yang memanglah lebih jauh bervariasi lagi. Untuk komponisnya ini juga sangatlah bebas untuk melakukan sebuah ekpresi dan juga berimajinasi, lalu juga tidak bisa terpaku dari suatu aturan dari jenis tertentu. Untuk jenis ini sendiri juga sudah berubah dari adanya Neoklasik, lalu Impresionisme, Ekspresionisme, lalu Surealisme, ada juga music elektronik dan juga music minimalis. Disini pun juga ada komponis besar dimana terdapat Claude Achille Debussy, Philip Glass, serta Igor Stravinsky.

Untuk periode music ini juga sudah terlahir adanya music baru yakni berasal langsung dari adanya sebuah tradisi musical budak Negro yang dimana sudah di pekerjakan langsung dari adanya perkebunan yang berada langsung di Amerika Serikat. Musiknya sendiri juga sudah dikenal sebagai nama dari Spritual Blues yang kemudian bisa berkembang menjadi sebuah cikal bakal dari adanya Musik Jazz ini. Dan dari sini juga sudah di coba dari berbagai perpaduan warna yang memang akhirnya untuk melahirkan adanya tradisi music popular yang sudah di kenal dewasa ini. Sementara dari itu juga jenis music klasic ini pun tetap berdiri kokoh dari adanya jenis music Ekslusif dari danya penikmatan relative yang terbatas kan.

Dari kemunculan music Jazz ini, selanjutnya dunia music sudah terbagikan lagi pada kelompok besar yakni kelompom Klasik yang sudah hadir lebih dulu dari ribuan tahun lamanya. Lalu ada music Jazz tadi yang memang sudah langsung di bawa serta di kembangkan dari penusik kulit hitam yang berada di Negara Amerika Serikat, lalu terakhir adalah Musik Pop yang memang sudah berkembang langsung sebagai bagian dari adanya kebudayaan yang lahir dari Pop Instant.

Mengenai sebuah Instrumental itu sendiri dengan adanya vocal ini benar bisa di dengar melalui selera masing-masing. Mendengarkan music bukan menjadi suatu hal yang rahasia lagi ya guys. Mengenai lagu-lagu modern yang sering di putar saat ini yakni : Dance Monkey, Memories, I Don’t Care, Strongest, Homage, Shape Of You, Attention, Yummy, Play Date, Something Just Like This, dan masih banyak jenis lagu modern lainnya yang di dengarkan oleh anak-anak Milenial saat ini.

Dari lagu-lagu inilah mereka semua bisa di bilang menjadi orang-orang yang up to date dalam menikmati adanya music-musik baru keluaran barat dan menjadi anak yang kekinian. Apalagi, cara menikmatinya terkadang berbeda. Tidak hanya menonton dari Youtube saja, lagu ini bisa di aplikasikan pada sebuah platform video berdurasi sebentar yakni Tiktok atau Like yang menggunakan Backsound lagu music modern. Sehingga, para penikmat music masih bisa mendengarkan musiknya menggunakan gaya yang berbeda.