Coba Pahami Selera Musik Sang Milenial

Saat ini semua kalangan bisa menikmati adanya sebuah music dari keseluruhan genre yang ada. Hal ini dilandasi juga oleh minat dari si pendengarnya. Salah satunya sang generasi Milenial yang ikut aktif menikmati music-musik modern pada era teknologi ini. Yang bisa kita ketahui , dari generasi Milenial ini ialah yang lahir di tahun 1990 an dan tergolong diantaranya masih ada yang masuk golongan muda. Namun, ada juga beberapa diantaranya yang mengungkap untuk Generasi Milenial ini memiliki respect yang kurang dan dianggap tidak terlalu peduli mengenai album, lalu karir dari si musisi, ekonominya sampai pada aspek dari Interpersonalnya yang menjadi seorang penggemar music. Untuk hal ini kalau mimin katakana si, tidak sepenuhnya benar. Karena, hal ini masih masuk sebagai tudingan mieing saja atas musisi tua mengenai perubahan lajur selera dari music sang milenial ini.

Apakah Semua Ini Masuk Dalam Kata Pembenaran ?

Dari sebuah laporan di salah satu situs yang ada, dari bertambahnya seuah populasi di generasi Milenial yang terjadi di Negara Amerika bisa dikatakan menaik sampai 24% yang memang benar bisa memberikan sebuah dampak yang cukup baik untuk perindustrian music. Generasinya terdiri dari berbagai ras serta etnik ( Afrika – Amerika, ataupun Hispanik ).

Selain daripada itu, ada juga ungkapan untuk sang Milenial ini akan jauh lebih mungkin untuk bisa menikmati adanya konser dan juga akan jauh bisa hadir di beberapa konser serta festival music dengan masing-masing diantara mereka ini rela untuk mengeluarkan dana sekitar 50$ pada tiap tahunnya hanya untuk music saja ya guys.

Selain dari aspek perekonomiannya, generasi ini juga sering kali mendukung para musisi idolanya ini sekitar 48% menyukai dari postingan di Facebook, lalu 43% juga senang dalam membagikan postingan dari Facebook, Twitter, Email, serta media social lainnya. Untuk 37% pemberian komentar di Facebook, 37% lagi membagikan adanya playlist music, 31% untuk me-repost, 26% pada bagian re-tweet.

Dalam sebuah survey juga tercatat ada 1000 konsumen music yang memiliki usia diantara13-32 tahun dengan 76% berkata mereka mendengarkan adanya music beberapa kali dalam sehari. Lalu 80% mengatakan music ini sebagian hal yang penting dalam hidup mereka, dan 70% sisanya tidak bisa berhenti untuk mendengarkan adanya music di setiap genrenya.

Adakah Yang Di Harapkan Sang Milenial Dari Musisi Idolanya ?

Kebanyakan langsung dari sang Milenial ini juga bisa langsung memandang adanya beberapa musisi Idolanya itu sebagai salah satu model yang bisa untuk mewujudkan adanya pengalaman bagi pribadi mereka masing-masing. Terutama sekali untuk musisi yang memang bisa menghadirkan adanya kegelisahan dari pendengarnya. Dan rata-rata di angka 50% sang Milenial ini juga diantaranya ada yang membeli produk yang sama dengan adanya musisi mereka kenakan.

Untuk genre music yang memang biasa di sukai oleh sang Milenial ini sendiri cukuplah beragam. Diantaranya itu adalah music R & B, Hip Hop lalu Top 40 Pop serta adanya genre yang mengacu kearah kebudayaan seperti pecinta K-Pop, J-Pop, Regional Meksiko, ada yang suka Bollywood, ampai pada music Spanyol yang Kontemporernya. Walau demikian, dari para pendengarnya ini juga ingin selalu terhubung langsung dari adanya music Negara asal mereka sendiri, salah satunya si yang berasal dari Asia dan juga Latin.

Selain daripada itu, sang Milenial sendiri memang suka dengan adanya music yang berbau gembira, lalu juga positif, serta yang memiliki daya semangat di dalam musiknya. Hal ini sendiri memang sebagai salah satu upaya dari keluar kenyataan hidup yang memanglah sulit untuk bisa menunjukkan dari kekurang minatnya Milenial pada music yang berbicara langsung tentang sebuah kematian, lalu mengenai kemiskinan, dan juga mengenai kelaparan.

Pitbull salah seorang artis popular ini memang menciptakan adanya music untuk membuat sang pendengarnya ini bisa menjadi lebih semangat lagi, lebih berbahagia, serta bisa melupakan adanya segala persoalan hidup yang nyata. Selain daripada itupun juga ada artis seperti Taylor Swift yang menggeser sedikit adanya selera dengan judul lagunya itu Fifteen. Disini dirinya sekaligus memberikan adanya nasihat untuk para penggemarnya itu dalam menghadapi sebuah tekanan menjadi seorang mahasiswa yang berada di sekolah tinggi.

Walau demikian pun dari generasi milenial ini sendiri memiliki adanya sebuah rentan dari perhatian yang memanglah pendek pada sebuah music. Dan dari sinilah, sang Milenial it uterus menerus mencari adaya music-musik yang baru. Jadi pada intinya, jika mereka sudah mendengarkan adanya sebuah lagu yang memang telah di keluarkan berarti lagu tersebut sudah lawas, sudah kuno, dan harus mencari penggantinya.

Dilansir dari sebuah situs, Vevo selaku adaya sebuah situs streaming music popular inilah menguak adanya data baru dari 87% para penggemarnya bisa mengatakan adanya sebuah data rata-rata dengan cara mengunjungi sebuah platformyang memanglah kurang lebih mencapai di angka 13,3 jam dalam seminggunya. Lalu kurang lebihnya ada 12 Miliar terdapat sebuah penayangan video yang memang mencakup ke seluruh dunia dalam jangka waktu per bulannya. Nah, untuk sang Milenial ini sendiri sering sekali mendengarkan music lewat Andorid, lalu lewat iPhone, Laptop sekaligus ada juga yang mendengarkan dari PC.

Lantas, Siapa Saja Musisi Idola Yang Di Sukai Generasi Milenial ?

Di kutip dari sebuah wawancara yang ada, yakni wawancara dari Ypulse.com ini ada sekitaran 90 % dengan usia 13 sampai 33 tahun ini sangatlah menyukai adanya 17 Musisi ataupun adanya Band yang sangat di gemari seperti halnya musisi Taylor Swift, Beyonce, lalu ada Adele, kalau Bandnya terdapat Twenty One Pilots, lalu masuk ke musisi Rihanna, ada Drake, musisi Sia, Kanya West, ada juga nih Justin Timberlake, band yang sama enaknya untuk di dengar Linkin Park, musisi Katty Perry, Coldplay , Adam Levine serta beberapa lainnya lagi.

Sementara itu, tercatat juga dari sebuah platform semacam Youtube ini dilihat dari Subscribenya dengan Youtub dari RihannaVEVO terdapat 23 jt subscriber, lalu TaylorSwiftVEVO dengan 20 jt subscriber, KattyPerryVEVO 20 jt subscriber juga, AdeleVEVO 13 jt subscriber.

Lalu selanjutnya juga ada dari Maroon5VEVO dengan memilki subscriber diangka 15,1 Juta Subscriber yang ada. Wajar saja, kualitas dari paraq penyanyinya ini patut memiliki adanya pengikut yang jutaan orang banyaknya di dunia. Saat ini para generasi sedang menikmati adanya lagu-lagu baru yakni kebanyakan lagu barat yang memang sudah menjadi trendnya anak-anak masa kini.

Beberapa diantaranya, sering sekali masuk kedalam sebuah backsound untuk video dengan durasi lagu sekitaran satu menit lamanya yang dikatakan bisa menjadi challange masa kini. Dan salah satu contoh untuk menikmati musik saat ini ya dengan aplikasi Tiktok misalnya. Semua orang menjadi happy dan seluruh kalangan bisa menerima hal tersebut di buat sebuah backsound yang lucu-lucu jadinya.

Meresapi Lagu Tanpa Harus Bernyanyi

Music sendiri ialah sesuatu hal yang memang memiliki sebuah sifat  yang Universal. Diamana, semua orang ini memang bisa dengan mudah mendengarkan tanpa harus adanya pembatasan pada jarak, lalu pada budaya, sampai pada waktu juga tidak memiliki batasan yang nyata. Disini pun terdapat sebuah perkembangan music yang memanglah dari zaman ke zaman itu akan menghasilkan ada banyak sekali sebuah genre dengan penambahan sub genre yang ada saat ini. Genre ini terdapat dari music Klasik, lalu Baroque, Pop dengan Rock & Roll, music Disco hingga adanya music di Era Modern juga memungkinkan pada istilah Post dalam mendefinisikan adanya jenis music dengan di buat melalui sebuah cita rasa yang berbeda.

Untuk era modern ini sendiri, kita semua bisa mendengarkan dengan mudahmusik yang cukup jauh lebih beragam lagi bahkan bisa dengan mudah untuk mengakses ribuan lagu secara bebas. Dri sini pun sudah terlihat jelas adanya Industri music yang sudah sangat berkembang begitu cepat dikarenakan adanya sebuah peralihan di masa analog ke era digital dengan saat ini sebagian diantara kita ini bisa untuk saling mencoba serta menikmati adanya music melalui sebuah cara yang Old School.

Setiap orang minimal sekali di dalam hidupnya untuk bisa menikmati adanya music dari beberapa genre. Ntah yang di suka Pop, R n B, Reggae, atau jenis lainnya itu. Umumnya si music Pop yang memang menjadi genre yang mudah sekali untuk di dengar dan juga di nyanyikan kembali dengan orang lain. Music Pop juga bisa di terima baik bagi kalian kalangan Orang Tua, anak muda, anak laki-laki dewasa, anak perempuan dewasa, atau siapapun itu dengan mudah sekali bisa mencerna adanya music ini.

Musik Di Zaman Modern

Untuk music di zaman ini bisa di katakana tidak terlalu ketat mengakui adanya sebuah hokum dan juga peraturan. Hal ini didasari adanya sebuah kemajuan Ilmu dan juga teknologi yang kian membesar saja. Misalnya bisa dengan melihat adanya penemuan di bidang teknik, lalu di film, ada juga di radio, televise, serta pada Komputer. Dan pada masa-masa inilah biasanya orang-orang ingin mencoba untuk mengungkapkan adanya sesuatu yang bebas dari seseorang yang bisa berfikir bahwa music ini sebagai sesuatu barang dagangan yang ada.

Perkembangan dari Kebudayaan serta teknologi ini juga modern dari pengaruh perkembangan alat music yang memanglah bisa untuk di digunakan dengan berbagai macam bentuk penyajian yang juga semakin berkembang saja. Untuk fungsi pada music modern ini telah di bagi juga dalam beberapa manfaat seperti :

# adanya terapi

Manfaat pertama memang bisa sebagai ajang terapi atau pengobatan. Yang imana untuk awalannya music ini sendiri di gunakan sebagai metode penyembuhan dari penyakit pasien dari korban perang bagi para veteran perang. Dan music terapi ini juga sudah dilaksanakan di rumah sakit Eropa , lalu Amerika Serikat dan juga Kanada.

# menambah dalam daya kecerdasan

Daya Intelegensi ini di buat oleh Otak kiri yang memanglah menjadi sebuah sector pusat dalam pengendalian fungsi Intelektual, yakni pada daya ingat, bahasanya, logika, gaya peritungannya sampai pada daya dalam analisis yang di gunakan oleh otak kiri ini. Dalam otak kanan sendiri ini sudah menjadi sebuah spontanitas, lalu terdapat pengendalian fungsi mental yang memanglah melibatka adanya intuisi , sikap serta emosi, memiliki hubungan ruang dengan dimensi, adanya gambar, music bersamaan dengan irama, lalu gerak dengan tari sampai pada Divergen.

Music ini sendiri juga bisa di gunakan langsung sebagai sebuah penyeimbang dari fungsi otak kiri dengan otak kanan. Yang dimana ini terdapat daya estetis music yang memang terutama sekal ini memang bisa di gunakan sebagai salah satu penambah IQ. Dan dari sini juga sudah terbukti adanya proyek dengan giat berkembang lebih jauh di Negara barat.

# memiliki sebuah fungsi lain

Nah, selain kedua teratas yang sudah di jelaskan tadi… disini terdapat fungsi lainnya juga. Dimana fungsinya itu bisa untuk meningkatkannya sebuah produktivitas kerja dan juga adanya music yang memang bisa untuk merubah suasana yang ada.

Periode di abad ke 20 ini juga sudah di sebut sebagai sebuah periode music modern. Adanya bentuk serta tipe music yang memanglah lebih jauh bervariasi lagi. Untuk komponisnya ini juga sangatlah bebas untuk melakukan sebuah ekpresi dan juga berimajinasi, lalu juga tidak bisa terpaku dari suatu aturan dari jenis tertentu. Untuk jenis ini sendiri juga sudah berubah dari adanya Neoklasik, lalu Impresionisme, Ekspresionisme, lalu Surealisme, ada juga music elektronik dan juga music minimalis. Disini pun juga ada komponis besar dimana terdapat Claude Achille Debussy, Philip Glass, serta Igor Stravinsky.

Untuk periode music ini juga sudah terlahir adanya music baru yakni berasal langsung dari adanya sebuah tradisi musical budak Negro yang dimana sudah di pekerjakan langsung dari adanya perkebunan yang berada langsung di Amerika Serikat. Musiknya sendiri juga sudah dikenal sebagai nama dari Spritual Blues yang kemudian bisa berkembang menjadi sebuah cikal bakal dari adanya Musik Jazz ini. Dan dari sini juga sudah di coba dari berbagai perpaduan warna yang memang akhirnya untuk melahirkan adanya tradisi music popular yang sudah di kenal dewasa ini. Sementara dari itu juga jenis music klasic ini pun tetap berdiri kokoh dari adanya jenis music Ekslusif dari danya penikmatan relative yang terbatas kan.

Dari kemunculan music Jazz ini, selanjutnya dunia music sudah terbagikan lagi pada kelompok besar yakni kelompom Klasik yang sudah hadir lebih dulu dari ribuan tahun lamanya. Lalu ada music Jazz tadi yang memang sudah langsung di bawa serta di kembangkan dari penusik kulit hitam yang berada di Negara Amerika Serikat, lalu terakhir adalah Musik Pop yang memang sudah berkembang langsung sebagai bagian dari adanya kebudayaan yang lahir dari Pop Instant.

Mengenai sebuah Instrumental itu sendiri dengan adanya vocal ini benar bisa di dengar melalui selera masing-masing. Mendengarkan music bukan menjadi suatu hal yang rahasia lagi ya guys. Mengenai lagu-lagu modern yang sering di putar saat ini yakni : Dance Monkey, Memories, I Don’t Care, Strongest, Homage, Shape Of You, Attention, Yummy, Play Date, Something Just Like This, dan masih banyak jenis lagu modern lainnya yang di dengarkan oleh anak-anak Milenial saat ini.

Dari lagu-lagu inilah mereka semua bisa di bilang menjadi orang-orang yang up to date dalam menikmati adanya music-musik baru keluaran barat dan menjadi anak yang kekinian. Apalagi, cara menikmatinya terkadang berbeda. Tidak hanya menonton dari Youtube saja, lagu ini bisa di aplikasikan pada sebuah platform video berdurasi sebentar yakni Tiktok atau Like yang menggunakan Backsound lagu music modern. Sehingga, para penikmat music masih bisa mendengarkan musiknya menggunakan gaya yang berbeda.