Menikmati Musik Modern Dari Penyanyi Solois Indie

Tidak hanya genre pop, rap, dan musik bergenre RnB saja yang mampu melebarkan sayapnya di kancah musik internasional melalui beberapa label musik besar di Indonesia. Musik Indie juga mampu bersaing dengan musik lainnya di Indonesia. Sebenarnya Indie sendiri bukanlah sebuah jenis atau sebuah genre musik, melainkan gerakan bermusik yang bebas, mandiri, dan juga musisi indie memiliki ciri khas tidak bergantung pada sebuah label.

Menikmati Musik Modern Dari Penyanyi Solois Indie

Gerakan bermusik ini tentunya sangat dekat dalam keseharian dari generasi milenial serta membuka sebuah pandangan baru tentang industri musik yang ada di Indonesia. Musik indie memiliki ciri sebagai idealisme yang tertuang dalam beberapa lagu-lagu mereka. Dengan menciptakan berbagai macam karya musik di luar arus utama dan juga tetap berkreasi sesuai dengan keinginan masyarakat tanpa perlu ragu.

Mereka juga melawan kecenderungan lagu-lagu yang ada di pasaran. Karena, semangat mereka dalam membuat lagu sesuai dengan apa yang nantinya ingin disampaikan dan juga disukai. Perlahan tapi pasti, kiprah para pemusik Indie solo sekarang ini semakin diterima oleh para penikmat musik. Siapa sajakah para pemusik Indie yang namanya tengah diperhitungkan sekarang ini ? Berikut ini akan dibahas beberapa penyanyi solois Indie yang musiknya dinikmati sebagai musik modern di era ini.

Pamungkas

Pamungkas hadir ketika redupnya beberapa solois pria yang ada di tanah air. Pam yang merupakan sapaan akrabnya, namanya sekarang mulai dikenal melalui album pertamanya yang berjudul Walk The Talk yang dikemas secara apik, sehingga terkesan menjadi sangat personal. Dalam proses pembuatannya, Pamungkas mengerjakan semua proyek musiknya sendiri. Di album pertamanya, ia menceritakan tentang sebuah proses pendewasaan diri yang dialami oleh seseorang.

Oleh karena itu, Walk The Talk banyak dipenuhi dengan beberapa lagu yang berkisah tentang sebuah kesendirian atau menghadapi berbagai problematika kehidupan. Beberapa judul lagu yang juga paling banyak didengarkan oleh penikmat musik yaitu adalah I Love You But I’m Letting Go, One Only, dan juga Kenangan Manis. Lagu yang bertempo lambat serta lagu yang mendayu-dayu membuat pendengarnya kemudian terbawa ke dalam suasana dan juga mengikhlaskan tentang seseorang.

Sal Priadi

Berawal pada tahun 2013, Salmantyo Ashrizky Priadi atau yang sekarang ini lebih dikenal dengan nama Sal Priadi rajin merilis berbagai lagunya di Soundcloud. Seperti halnya gayung bersambut, Sal Priadi mendapatkan berbagai sambutan yang luar biasa dari berbagai platform media sosial tersebut. Hingga pada akhirnya, Sal memutuskan untuk mengeluarkan beberapa lagu pertamanya yang berjudul Kultusan, yaitu pada Desember 2017.

Ciri lagu-lagu Sal Priadi adalah nuansanya yang cenderung lebih melankolis. Tema-tema saat patah hati mungkin berpotensi untuk menjadi lagu yang sangat cheesy, tapi tidak di tangan Sal Priadi yang dengan kepiawaiannya mengolah nada dan juga kata-kata. Namanya kemudian menjadi semakin bersinar dan diperhitungkan di dalam dunia musik, ketika ia mengeluarkan lagu berjudul Ikat Aku Di Tulang Belikat mu pada tahun 2018 lalu membawa dirinya masuk ke dalam nominasi AMI Awards. Pada tahun 2019, dirinya kembali mengeluarkan single terbarunya berjudul Amin Paling Serius yang juga berkolaborasi dengan Nadin Amizah.

Baskara Putra (Hindia)

Namanya mulai besar ketika dirinya menjadi seorang vokalis .Feast, grup band yang beraliran musik rock. Dalam perjalanan tersebut, Hindia merasa bahwa ada yang ingin disampaikan melalui musik, sesuatu hal yang tidak dapat tersampaikan melalui amarah. Banyak cerita personal yang ingin disampaikan dari seorang Hindia yang mungkin dapat membantu orang lain melalui musiknya tersebut.

Maka dari itu, dia yang mungkin dapat membantu orang lain melalui musiknya tersebut. Maka dari itu, dia memutuskan untuk mengenalkan musik solonya dengan nama Hindia. Beberapa single terakhir yang ada di dalam debut album Hindia yang banyak menjadi terapi untuk sebagian orang. Seperti lagu evaluasi yang membawa cerita personal tentang kesehatan mental dan juga berusaha untuk tetap bisa tersenyum di dalam segala kondisi. Masih banyak cerita Hindia yang disampaikan melalui musiknya yang terasa sangat menenangkan, seperti Membasuh yang juga berkolaborasi dengan Rara Sekar.

Heidi (The Girl with The Hair)

Heidi memperkenalkan dirinya melalui single-nya yang berjudul Soon Finland, karya pertamanya yang ditulis dengan sangat jujur dari hati. Lagu tersebut menceritakan tentang seorang wanita yang sedang jatuh hati dengan seorang pria. Dalam karyanya tersebut, Heidi banyak menyampaikan tentang paham feminist. Selain itu Heidi pun menyampaikan beberapa ceritanya tentang keadaan dimana seseorang wanita merasa dirinya tertekan dalam menjalani semua tuntutan melalui lagu As Long As.

Lagu tersebut melihat dari sudut pandang seorang wanita yang pada hakikatnya dituntut untuk banyak melakukan beberapa ekspektasi tidak jelas di dalam hidup. Ia pun juga ingin mengungkapkan bahwa dalam bersosialisasi, wanita tentunya tidak harus berubah dan bisa tetap menjadi diri mereka sendiri. Nah! Jangan sampai Anda mengubah diri anda hanya untuk memenuhi ekspektasi dan juga ingin mendapatkan pengakuan dari banyak orang.

Putra Timur

Putra Timur merupakan seorang penulis dari lagu sekaligus juga seorang solois pendatang baru asal Jakarta. Ia pun juga mulai memperkenalkan karya musiknya lewat judul Two Scenes. Dengan suara yang khas lembut dan juga menenangkan dengan alunan musik yang cukup ringan, Putra Timur mampu menyihir para pendengarnya menjadi seorang manusia yang terbebaskan dari beban. Setelah semua karya musiknya itu ditulis dengan menggunakan bahasa Inggris, dirinya melahirkan single yang kemudian ditulis dalam menggunakan bahasa Indonesia, yang dikeluarkan pada Maret lalu dengan judul Sejenak .

Terdapat beberapa perbedaan dari karya-karya sebelumnya karena pada judul lagu tersebut. Ia banyak bercerita tentang berbagai percakapan dengan seorang diri serta bagaimana melegakan perasaan perpisahan. Peristiwa perpisahan yang lalu membawa nama Putra Timur kembali dengan single terbarunya yang berjudul Merengkuh Mesra, yang telah dirilis pada Jumat, 2 Agustus 2019.

Ardhito Pramono

Solois pria kelahiran Jakarta ini namanya sekarang cukup melambung di tahun 2019. Ardhito yang juga menjadi musisi yang baru saja dianugerahi sebagai Artis Jazz Vokal Terbaik di dalam ajang AMI Awards 2019. Tidak hanya memiliki suara yang indah, Ardhito juga sangat mahir dalam memainkan berbagai macam alat musik. Menariknya, lagi pria 24 tahun ini belajar semua alat musik tersebut secara otodidak!

Kunto Aji

Kunto Aji mungkin terbilang sebagai solois yang paling senior di antara solois yang lainnya dalam list ini. Namun, sejak 2019 bisa dibilang merupakan tahun terbaik yang ada di dalam karirnya. Mengeluarkan album Mantra Mantra yang ada pada tahun 2018, justru karyanya tersebut mendapatkan banyak apresiasi pada tahun 2019.

Demikian itulah beberapa penyanyi solois indie yang namanya cukup terkenal di Indonesia belakangan ini. Musik indie menjadi musik modern yang cukup populer di Indonesia saat ini. Banyak penyanyi dan band Indie bermunculan, yang disukai oleh para penikmat musik Indonesia.