Dunia mengenal berbagai jenis musik, dan perkembangan musik ini populer hingga ke seluruh dunia. Berbagai jenis musik diketahui memberi banyak manfaat bagi manusia. Musik baik itu yang hanya berbentuk instrumen maupun beserta lirik yang dinyanyikan juga berhasil menarik minat banyak masyarakatnya. Hingga untuk mempermudah pembagiannya, perkembangan musik dibedakan menjadi beberapa jenis. Pembagian ini dilakukan berdasarkan kriteria yang sama dari musik tersebut maupun kemiripan satu sama lainnya.

Salah satu musik yang dikenal dunia disebut dengan nama musik metal. Dibanding dengan aliran musik lainnya, musik metal memiliki alunan nada yang paling keras. Susunan lagu dengan hentakan irama alat musik yang bertubi-tubi, suara melodi melengking yang dapat memekakkan telinga hingga agak mengganggu bagi sebagian orang, dan tak lupa disertai dengan suara melengking dari vokalisnya. Penampilan dari para musisinya pun cenderung dalam nuansa warna hitam. Dimana hal ini sering turut diikuti oleh para penggemarnya. Mulai dari pemakaian kostum yang dikenakan, hingga ke make up dan atribut yang menghiasi dekorasi di panggung.

Dalam perkembangannya, akibat dari beberapa hal menimbulkan aliran musik metal ini dianggap tidak seperti aliran musik lainnya. Nuansa dan penampilan yang disajikan sering disebut memberi kesan negatif, sehingga ditanggapi secara buruk oleh banyak kalangan. Akibatnya jenis musik ini banyak dipertanyakan akan manfaat dari kehadirannya dalam kancah permusikan. Jika lagu lain berhasil memberi dampak baik bagi para penggemarnya, bagaimana dengan musik metal?

 

Musik Keras yang Dikenal Dengan Istilah Musik Cadas

Berbagai media menyebutkan aliran musik ini dengan nama musik cadas. Musik jenis ini memiliki karakteristik yang telah dipopulerkan oleh berbagai artisnya sejak tahun ’60-an, seperti:

  • Memiliki suara musik yang keras, berdistorsi dan berat
  • Lirik yang dinyanyikan seringkali emosional mengenai tema kemarahan, kecemasan, kekecewaan, rasa depresi, merasa asing dan terisolasi dari kehidupan sosial, hingga kesepian. Tidak jarang juga musik metal disampaikan dalam bentuk respon dari kehidupan para pemusiknya.
  • Menggunakan alat musik dalam format seperti gitar, bass, drum disertai vokalis yang aransemen lagunya cenderung agresif
  • Lirik yang dinyanyikan akan cenderung sulit ditangkap karena sering menggunakan berbagai teknik bernyanyi yang tidak seperti nyanyian biasa. Contohnya seperti screaming (berteriak secara melengking) atau growl (menimbulkan suara berat seperti menggeram)

Dengan karakteristik macam ini, bukan berarti musik metal ini tidak memiliki penggemarnya. Hal ini bisa dibuktikan dengan peningkatan para band metal yang ada di seluruh dunia yang terus bertambah. Dan tak lupa juga jumlah para penggemarnya terus melonjak naik. beraneka macam kreasi dari lagu dan video clip yang dihasilkan juga terus meningkat.

 

Musik Metal dan anak muda

Banyak anak muda menjadi kelompok yang gemar untuk mendengar akan jenis musik ini. Namun tentunya tidak semua anak muda menyukai musik jenis ini. Biasanya para orang tua akan sering merasa terganggu hingga kuatir akan minat anaknya ini, yang ditakutkan dapat merusak mental, pikiran dan perasaan dari anak tersebut. Padahal musik metal ini tidak selalu memberi dampak yang negatif. Dalam kenyataannya pun banyak memberi manfaat bagi hidup para penikmatnya.

Sebuah studi yang pernah dilakukan di Australia menyatakan tindakan mendengarkan musik ekstrem dapat memberi dampak yang menenangkan bagi pendengarnya. Bahkan hingga membantu orang tersebut untuk dapat memproses perasaannya secara sehat. 39 partisipan dalam suatu penelitian yang berusia 18-34 tahun diperdengarkan dengan aliran musik ekstrem ini, dan kemudian dipertemukan dalam sebuah sesi wawancara akan perasaan marah mereka seputar hubungan dengan lingkungannya, pekerjaan atau studi, masalah keluarga, sampai seputar finansial. Mereka kemudian dibagi menjadi dua grup, dimana grup pertama mendengarkan musik berjenis metal yang disukainya selama 10 menit. Sementara grup lainnya ditempatkan hening tanpa musik apapun yang bisa didengarnya. Studi menunjukkan bahwa musik metal sama sekali tidak membuat partisipan di grup pertama untuk menjadi emosi. Musik metal justru memberi mereka perasaan yang lebih baik dan membantu dalam memproses emosi secara sehat.

Pilihan musik yang didengar juga sangat berkaitan dengan kondisi perasaan yang sedang dialami. Saat sedang senang pastinya lagu yang akan didengar juga bertemakan nada-nada yang riang, dan tidak mungkin seputar kesedihan. Hal yang sama berlaku sebaliknya. Pada jenis orang-orang yang sedang marah, mereka akan cenderung mencari jenis musik yang lebih menonjolkan akan lagu yang sesuai dengan perasaan kacau yang sedang dialami. Dalam hal ini contohnya seperti lagu metal yang penuh keberisikan. Maka dari itu musik berperan membantu masyarakat dalam menyalurkan perasaan yang sedang dialami. Musik juga berfungsi dalam meredam perasaan yang buruk saat dalam kondisi yang kurang baik. Kecocokan ini akan memberi perasaan tidak sendirian yang cukup menyenangkan.

 

Dampak Negatif Dari Musik Metal

Aktivitas Head Bang

Musik metal dapat diterima manfaat positifnya dalam mental pendengarnya. Namun musik ini ternyata masih memiliki dampak negatif bagi kondisi fisik dari pendengarnya. Kondisi mental dari pendengarnya juga dapat menjadi lebih buruk saat terlalu larut akan kekecewaan atau kekesalan seperti yang diwujudkan dalam lagu hingga memberi dampak yang sangat buruk.

Salah satu manfaat buruk dalam kondisi fisik sangat sering dialami yaitu pada bagian tubuh bagian atas, yang lebih tepatnya pada leher. Ada suatu kebiasaan yang sering dilakukan oleh baik itu para pemusik dari aliran ini, hingga para penggemarnya saat sedang membawakan musik. Irama dari lagu yang ditampilkan sering cocok dengan gerakan kepala yang seperti mengangguk-angguk. Bahkan dalam situasi saat irama yang dibawakan lebih cepat dan intens lagi, gerakan yang dikenal dengan nama head bang itu dapat mencederai leher maupun kepala. Bahkan dalam kondisi ekstremnya, head bang yang dilakukan secara sangat intens dapat menimbulkan stroke dan cedera otak traumatis.

Irama yang cepat ditambah dengan tajamnya derajat pergerakan kepala tersebut dapat menimbulkan pusing, sakit kepala, hingga bagian paling parahnya menimbulkan cidera. Maka dari itu dibuatlah peraturan bagi para pemusiknya, dimana mereka harus mencantumkan informasi berupa ‘peringatan head bang’ di bagian cover albumnya apabila lagu yang dirancang dapat memberi keinginan bagi peminatnya saat mendengarkan lagu tersebut. 

Maka dari itu para pakar selalu menyarankan untuk orang-orang yang menyukai jenis musik ini maupun para pemusiknya untuk selalu memperhatikan kesehatan fisiknya saat mendengar jenis musik ini. Pastikan untuk mengontrol suara volume dari lagu yang diputar agar tidak merusak pendengaran atau mengganggu lingkungan sekitar.

Dampak positif musik metal untuk kesehatan mental

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, bahwa musik jenis ini dapat memberi inspirasi kepada para pendengarnya untuk dapat menikmati musik ini. Musik cadas ini juga sering menyalurkan rasa sedih maupun kecewa yang sedang dialami. Hingga membuat perasaan menjadi lebih baik. Jenis musik ini berperan secara tidak langsung sebagai sarana untuk ‘curhat’ dan merasa memiliki nasib yang sama diantara penyanyinya dengan orang yang mendengarkan lagu tersebut. Sehingga rasa penerimaan ini memberi dampak positif bagi si pendengar. Jadi meskipun jenis musik ini memberi tampilan dari luar sebagai suatu hal yang mengerikan, banyak juga manfaat yang bisa dirasakan orang yang mendengarnya dari dalam. Aneka orang yang datang ke pertunjukkan konser sebuah band metal juga tak jarang menemukan penggemar aliran musik tersebut bersikap terbuka dan saling menerima. Bagaimana kamu tertarikkah untuk mencoba mendengar jenis musik ini atau bahkan mampir ke konser band metal?