Tren Musik 2021 Hingga Alasan Orang Tua Tidak Suka Musik Modern

Dari waktu ke waktu kita telah mengetahui dan sadar secara penuh, cara kita dalam menikmati musik udah berubah-ubah mengikuti perkembangan zaman yang ada. Perkembangan teknologi secara langsung juga dapat mempengaruhi dengan jelas bagaimana cara kita dalam menikmatinya dan membentuk trennya sendiri. 

Selain itu, Mendengarkan musik juga masih masuk bagi sebagian besar orang sebagai obat mujarab di dalam mengusir rasa kejenuhan atau sebagai relaksasi tubuh. Orang-orang yang mendengarkan musik juga sudah dari berbagai kalangan usia, entah itu Muda maupun Tua juga pasti sangat senang mendengar musik. Namun balik lagi, pasti ada tembok besar yang menghalangi kesukaan akan lagu tersebut. Seperti halnya : Genrenya – Penyanyinya dan lain sebagainya. Sebab tidak akan bisa dipungkiri lagi, bahwa preferensi semua orang mengenai musik bisa berubah-ubah seiring dari bertambahnya usia mereka ( penikmat musik ) masing-masing. 

Namun dalam hal ini ada yang membuat menarik atas hubungan antara musik dan usia pendengar. Terkadang banyak sudah orang tua yang merasa jijik dengan genre atau musik yang modern. Namun kebalikannya, anak muda saat ini selalu mengikuti tren tangkas online terbaru musik sesuai perkembangan waktu yang ada. Karena adanya kasus seperti itu, apakah sebenarnya ada korelasi antara Tren-Tren Musik Modern dengan Selera Musik antara Usia Pendengarnya ? 

Tren Musik 2021 

  • Genre Hadir Lebih Beragam

Perkembangan dari dunia teknologi sudah benar-benar memudarkan batasan atas genre yang ada. Siapapun bisa saja mendengarkan jenis dari musik apapun itu. Tahun 2020 kemarin sudah membuktikan dengan jelas bahwa penggunaan dari layanan streaming musik dan media sosial sudah membuat kita mengeksplorasi genre jauh lebih luas dari yang biasanya. Dalam survei telah ditemukan bahwa sekitar 20% responden sudah melihat adanya kolaborasi multi genre sebagai sebuah tren Industri musik di tahun 2021 ini. Tren ini juga didukung atas adanya keragaman platform Streaming Musik yang jauh memungkinkan bagi pendengarnya menerima rekomendasi musik baru dan beragam sesuai sekali akan selera musik atau memang serupa dengan musisi yang biasanya sudah mereka dengarkan. 

  • Platform Musik Jauh Lebih Interaktif 

Dengan semakin beragamnya kehadiran atas platform-platform streaming musik bisa saja membuat kegiatan mendengarkan lagu kesayangan akan jauh lebih berwarna. Tak hanya itu saja, platform-platform ini sudah berbondong-bondong dalam memberikan pengalaman yang jauh lebih interaktif, yang nantinya akan mendekatkan para pemusik dengan pendengarnya. Seperti platform : Resso – Tik Tok – Spotify – dll. Responden dari banyaknya aplikasi mendengarkan musik ini diterima baik lebih dari 80% adanya. 

  • Mampu Bersosialisasi Melewati Musik 

Kecenderungan dari masyarakat modern ini tak hanya mendengarkan musik bagi diri mereka saja. Atas database musik yang lengkap, lalu dari algoritma yang canggih dan audio dengan kualitas tinggi, tak hanya menjadi sebuah syarat penting saja dalam mendengarkan musik. Disini pendengar muda sangat senang membagikan musik favoritnya kepada orang lain. Dan tidak bisa dipungkiri lagi bahwa musik dan media sosial sudah berjalan beriringan sebagai salah satu cara kita mengekspresikan diri. Hal ini sudah terbukti ketika banyak orang yang membagikan musik mereka dengan melalui postingan di media sosial. Salah satunya yang paling banyak dari media Instagram. 

Orang Tua Tidak Suka Musik Modern Karena Elemen Musik 

Dilansir langsung dari Medical Daily oleh situs kompas.com, terdapat sebuah penelitian yang menunjukkan kemampuan otak manusia untuk bisa membedakan akord dan elemen musik lainnya yang sudah merosot seiring dari bertambahnya usia. Dan lagu-lagu yang memang tidak dikenalnya di masa sekarang ini, akan jauh lebih cenderung terdengar sama di telinga orang tua. Dan inilah mungkin menjadi alasan mengapa mereka selalu saja menyebut bahwa musik modern sebagai sebuah kebisingan yang haqiqi. 

Yang menariknya lagi, Profesor Psikologi yang berada di Universitas Knox – Amerika Serikat bernama Frank T. Mcandrew mempercayai adanya penjelasan yang jauh lebih sederhana mengapa orang tua tidak suka mendengarkan musik baru, dan itu hanya dikarenakan pemaparan saja. Ada teori psikologis yang menyebutkan atas efek dari paparan belaka bahwa semakin seseorang sudah terpapar pada sesuatu, maka akan semakin banyak orang akan cenderung untuk menyukainya. 

Untuk bisa diketahui, Jingle ini menjadi suatu gambaran dari sebuah iklan yang langsung direalisasikan dalam bentuk musik. Masih dari situs yang sama juga, mengapa para orang tua tidak menyukai kehadiran musik modern ? hal ini dikarenakan, mereka selaku orang tua tidak senang terpapar pada unsur-unsur modern dari lagu-lagu baru ketika mereka masih masa-masa remaja hingga masa dewasa. 

Orang Tua Tidak Suka Musik Modern Karena Industri Musik 

Fase seperti ini sudah masuk dalam kehidupan kita dan sangat amat penting sekali bagi perkembangan dan juga pertumbuhan kita sebagai individu. Sehingga musik yang kita dengar selama tahap remaja hingga dewasa jauh lebih penting bagi kita daripada musik yang akan kita dengarkan nantinya dalam kehidupan. Orang-orang dengan usia 30 tahunan, berhenti mencari musik baru dikarenakan mereka sudah cukup sibuk dengan hal-hal yang jauh lebih mendesak berkaitan dengan karir dan kehidupan dari keluarga mereka. 

Sehingga dalam hal ini mereka hampir tidak memiliki waktu untuk mendengarkan musik Kontemporer, kecuali ketika mereka sudah terlibat dalam Industri Musik itu sendiri. Dengan Begini, maka mereka tidak terbiasa dengan jauh lebih banyak suara novel dan nantinya akan menjadi orang-orang yang memberitahukan generasi muda bahwa musik yang mereka dengarkan tidak bisa dianggap sebagai musik yang indah. Masalahnya adalah Industri Musik sudah mengeluarkan musik baru untuk anak-anak muda. 

Tema yang paling umum atau paling mendasar dari lagu-lagu untuk zaman modern ini adalah percintaan anak muda, lalu pada penolakan teman sebaya dan juga adanya konsep-konsep yang tidak lagi relevan bagi pada orang tua lainnya. 

Nah dalam target di pasaran, mereka juga akan sangat senang sekali ketika mendengar jenis lagu ini dikarenakan mereka sudah membangkitkan emosi yang berhubungan dengan mereka. Emosi ini kemudian bisa beralih ke ingatan yang sangat akrab, yang mempengaruhi preferensi kita dalam musik seiring dari bertambahnya usia. Dari sini kalian bisa melihat bukan ? bahwa nyatanya tren musik yang hadir di tahun 2021 ini memiliki korelasi antara usia dari para pendengarnya. Kemungkinan para orang tua akan sangat senang mencari lagu atau musik yang sesuai dengan usianya seperti halnya : lagu tembang kenangan maupun lagu lawas. Lalu habis itu untuk anak muda mereka sangat senang mendengarkan lagu sesuai trend masa kini. Sering terlihat dari beberapa aplikasi yang saat ini ramai yakni Tik Tok. pasti anak muda sering mendengarkan lagu-lagu tren ini dari dalam aplikasi itu sendiri.