Musik Era ’90-an dengan Musik Zaman Sekarang 

Musik yang dimana sudah menjadi bagian yang tentunya tidak akan bisa dipisahkan dalam sebuah kehidupan. Selain musik yang bisa meningkatkan mood dan juga menggambarkan sebuah suasana, musik yang menjadi salah satu cara yang digunakan untuk meluapkan rasa. Dalam hal ini akan coba dibandingkan sebuah perkembangan musik yang ada di era ’90-an dengan musik yang ada pada masa kini. Di era ’90-an, musik pop, jazz, rock, rap, hingga hip hop yang menjadi genre musik yang turut meramaikan industri hiburan Tanah Air.

Salah satu dari band yang berjaya pada era tersebut yaitu adalah Naif. Meski album pertama mereka, yang berjudul ‘Naif’ diluncurkan tahun 1998 dan pada saat itu sudah mendekati era 2000, musik persembahan David Bayu cs saat itu masih menjadi salah satu musik favorit para penikmat musik pada saat itu. Beberapa lagu yang  dimana pada era tersebut menjadi jagoan dari albumnya tersebut yaitu adalah situs daftar joker123 ‘Mobil Balap,’ ‘Piknik ‘72,’ dan juga ‘Benci Libur.’ Lirik lagu-lagunya yang sangat sederhana dan juga musiknya yang easy listening tentunya hal ini yang akan memudahkan Naif untuk dapat menyentuh hati para pecinta musik.

Musik Era ’90-an dengan Musik Zaman Sekarang

Lalu kemudian hadir Sheila on 7. Band yang dimana pada saat itu digawangi Duta, Eros, Sakti, Anton, Brian, dan juga Adam yang kemudian menelurkan lagu-lagu yang mampu membuat orang-orang bernyanyi. Contohnya beberapa lagu yang terkenal kala itu adalah ‘Kita’, ‘J.A.P’, ‘Anugrah Terindah Yang Pernah Ku Miliki’, dan  juga ‘Dan’, lagu-lagu yang berasal dari album pertama mereka yang dimana pada saat itu dirilis pada tahun 1999. Lalu, melly goeslaw, Anto Hoed, Aksan Sjuman, Nikita Dompas, dan juga adalah Merry Kasiman yang dimana tergabung dalam sebuah band bernama Potret.

Dengan Melly Goeslaw yang dimana pada saat itu selaku vokalis dan juga penulis lagu. Potret juga banyak meluncurkan sebuah single seperti ‘Salah’, ‘Mak Comblang’, ‘Mungkin’, ‘Posesif’, hingga juga ‘Bunda’ yang dimana juga menjadi salah satu yang hal yang dimana sukses membuat banyak orang nanti juga terharu. Dari sisi rock, Edane dan juga Boomerang yang dimana adalah jawara yang ada di era ’90-an. Dari sisi rock yang dimana pada saat itu agak nge-pop, ada GIGI yang dibentuk pertama kali oleh sang vokalis Armand Maulana dan dan juga Dewa Budjana, yang dimana pada saat itu sang gitaris, dan juga ADA Band.

Sekarang, dimana industri musik Indonesia yang dimana tengah diramaikan oleh kehadiran band-band indie. Meski semuanya berada di jalur indie, pamor band-band ini yang dimana juga tak kalah dengan para pendahulunya. Payung Teduh dan juga Barasuara adalah beberapa contoh dari band ini yang ada sekarang ini. Payung Teduh yang dimana terbentuk pada tahun 2007. Namun, album pertama mereka yang dimana di rilis tahun 2012, yakni ‘Dunia Batas’. Album tersebut yang berisikan tentang lagu bernuansa folk, jazz, dan juga lagu keroncong, beberapa di antaranya  yaitu adalah ‘Berdua Saja’, ‘Menuju Senja’, ‘Untuk Perempuan yang Sedang di Pelukan’, ‘Angin dan Pujaan Hujan. Nama Payung Teduh pun yang sukses meroket di kalangan-kalangan tertentu.

Band Zaman Sekarang

Saat ini, Payung Teduh yang dimana sudah dikenal oleh khalayak luas, tentunya dengan lagu mereka ‘Akad’. Lalu, Barasuara yang merupakan Band bentukan Iga Massardi meluncurkan sebuah album pertama mereka yang ada di tahun 2015, yakni adalah ‘Taifun’. Album tersebut yang dimana kemudian berhasil merebut atensi para penikmat musik karena selain album tersebut mengusung indie rock, liriknya juga mendalami semua kehidupan manusia dengan sangat realistis. Di sisi lain, ada juga grup musik HiVi! yang menghadirkan nuansa pop lewat lagu-lagunya yang mengalun seperti ‘Siapkah Kau ‘Tuk Jatuh Cinta Lagi’, ‘Mata ke Hati’, dan juga ‘Orang Ke-3’.

Untuk nama-nama besar lainnya, Noah masih yang juga eksis hingga kini. Musik mereka yang dimana juga bisa mengusung melodi dan juga lirik yang tidak biasa, dimana hal tersebut menjadi sebuah daya tarik utama. Selain Noah, band-band lainnya seperti halnya band D’Masiv, Last Child, dan juga Ungu yang pada saat itu masih eksis dan didengarkan oleh banyak orang. Nidji yang misalnya, meski band ini yang dahulu mengusung musik electronic. Pada saat ini band ini sendiri yang dimana masih vakum karena sang vokalis, Giring yang sekarang ini terjun ke dunia politik, dengan membentuk sebuah band baru yang ada dengan nama Nidji.

Jadi, band zaman old seperti Kahitna yang tentunya masih mendapatkan sebuah tempat di hati masyarakat hingga pada saat ini. Di era ’90-an, musik yang hadir lebih banyak yang mengusung aliran rock. Meski lagu-lagunya yang menghadirkan lirik yang sedih seperti halnya tentang putus cinta dan juga lain-lain, musik di era tersebut yang dimana kemudian diaransemen sedemikian rupa agar nantinya lebih ceria.

Grup vokal

Masih ingat dengan grup musik Warna? Grup vokal yang dimana terbentuk pada tahun 1994 ini adalah sebuah grup musik yang dimana beraliran RnB. Beranggotakan dengan Sarwana, Steven, Victoria, dan Ira Pangesti. Warna telah memproduksi lima album hingga pada tahun 2009. Lagu andalan mereka yaitu ‘Rindu Ini’.

Lalu, AB Three yang dimana sekarang berganti nama B3. Jika di Amerika Serikat sendiri mempunyai Destiny’s Child yang dimana beranggotakan Beyoncé, Kelly Rowland, dan juga Michelle Williams, Indonesia punya yang dimana mempunyai Riafinola Ifani Sari, Widi Mulia Sunarya, dan juga Lusy Rahmawati yang tergabung dalam AB Three. Kini, posisi Lusy  yang kemudian digantikan oleh Cynthia Lamusu.

Tak hanya itu, ada juga grup hip hop Neo yang dimana terkenal lewat lagu ‘Borju’ dan juga Sweet Martabak lewat lagu ‘Cewek Matre’ dan juga ‘Tididit’. Sekarang ini yang dimana banyak grup musik yang mengusung sebuah aliran pop dengan vokal yang powerfull. Masing-masing personel yang dimana memiliki suara yang berkarakter nantinya membuat nama GAC yang mudah diingat oleh penikmat musik yang ada di Tanah Air. Bisa dibilang, grup vokal yang ada pada zaman now yang dimana tidak sebanyak dulu. Alih-alih membentuk grup vokal, musisi masa kini yang dimana lebih memilih untuk bersolo karier.

Penyanyi Wanita

Sebut saja seperti Krisdayanti, Tiiti DJ, dan juga Ruth Sahanaya. Selain itu, ada juga seperti lady rocker Nicky Astria dengan single andalannya pada saat itu ‘Uang’, ‘Panggung Sandiwara’, dan  juga ‘Jangan Ada Angkara’. Lalu, ada juga  Anggun C Sasmi lewat album ‘Snow on the Sahara’ yang dirinya rilis tahun 1997. Dan tentunya  jangan lupakan mendiang Nike Ardilla lewat lagu andalannya ‘Mama Aku Ingin Pulang’.

Sekarang musik yang di ramaikan Raisa Andriana dan juga Isyana Sarasvati adalah diva di zaman sekarang ini. Karakter vokal keduanya dan menggunakan musik yang dimana dihadirkan membuat banyak orang yang terkesima. Setelah itu Raisa dan juga Isyana berkolaborasi lewat lagu seperti ‘Anganku Anganmu’, nama mereka yang semakin melambung dan juga melahirkan banyak dari penggemar baru.

Demikian itulah perbedaan yang ada dari lagu tahun 90an dan juga lagu-lagu yang ada di jaman sekarang. Dimana selera musik berkembang sesuai dengan zaman, dan selera penikmat musik juga dipengaruhi. 

Efek Mendengarkan Musik Klasik untuk Manusia

Musik yang dimana pastinya selalu menjadi sebuah bagian dari kehidupan manusia yang tidak dapat dipisahkan. Dalam sehari, tentunya beberapa dari kita yang pastinya akan lebih memilih untuk mendengarkan musik. Tetapi, tiap orang yang dimana pastikan akan memiliki sebuah selera musik yang sangat berbeda. Untuk sebuah keseharian kebanyakan orang yang pastinya akan mendengarkan lagu pop dan juga lagu yang membuat energik. Musik klasik yang dimana menjadi salah satu dari jenis musik yang dimana biasanya akan didengarkan oleh para ibu. Musik klasik yang biasanya akan digunakan untuk bayinya. Namun, tidak semua orang yang dimana menyukai genre musik klasik ini.

Efek Mendengarkan Musik Klasik untuk Manusia

Padahal ternyata musik klasik ini yang dimana pastinya akan memiliki sebuah manfaat yang sangat baik terhadap kehidupan manusia. Musik klasik yang sudah ada dan didengarkan sejak lama, musik klasik juga menjadi musik yang dahulu di dengarkan kalangan atas atau kalangan bangsawan. Musik klasik yang kemudian menjadi semakin berkembang seiring dengan berkembangnya waktu. Musik klasik yang dimana merupakan sebuah jenis-jenis musik yang memiliki nilai seni yang sangat tinggi. Musik klasik  yang telah ada sejak lama dengan susunan not dan juga nada yang sangat indah serta tidak menciptakan sebuah rasa bosan bagi siapa saja pendengarnya.

Kerap disebut juga sebagai sebuah musik sepanjang masa karena jenis musiknya yang dimana masih relevan dan juga masih bisa dinikmati hingga kini. Walaupun dengan perkembangan musik klasik yang sudah ada yaitu sejak tahun 1700-an. Contoh musik klasik seperti musik dengan karya Mozart yaitu sebuah Symphony No.40,, Piano Concerto No.21 dan juga masih banyak lagi. Dalam artikel ini akan dibahas keunggulan dari musik klasik yang tentunya belum banyak diketahui.

 

Membuatmu lebih tenang

 

Dengan mendengarkan sebuah musik klasik, dimana nantinya anda akan lebih tenang. Seperti halnya tekanan darah anda yang akan menjadi lebih rendah, dan anda yang akan lebih santai. Menurut Reader’s Digest, musik klasik yang dimana menjadi musik yang akan dapat membantu jantung untuk dapat bekerja lebih tenang, dan juga dapat menjadi sebuah musik yang bisa digunakan memulihkan stres pada tubuh kita. Selain itu, musik yang dapat membantu beberapa orang untuk mengurangi sebuah rasa gelisah. Karena dengan mendengarkan sebuah musik klasik yang dimana tentunya menjadi salah satu hal yang akan dapat menurunkan kadar darah di tubuh.

Ada sebuah penelitian yang dimana mengatakan, pasien yang mendengarkan musik klasik baik yang sebelum atau sesudah operasi biasanya akan lebih tenang. Melansir dari website yourstory.com, jantung yang dimana memiliki sebuah kaitan dengan suara dan juga musik. Jantung yang nantinya akan dapat merespons  sebuah frekuensi, tempo dan juga tentang kerasnya musik tersebut. Jika ketukan musik yang pelan, maka jantung yang nantinya akan berdetak pelan juga. Sama halnya juga dengan tempo napas.

Bertambahnya kemampuan otak

 

Tak hanya otak yang akan menjadi lebih tenang, kemampuan otak pun yang nantinya akan meningkat. Sebuah studi yang ada di dalam tahun 2001 yang dimana mengatakan seseorang yang nantinya akan mendengarkan Mozart yaitu selama 10 menit, yang diketahui nantinya  akan mengalami peningkatan nilai IQ mereka. Hal tersebut yang dimana disebabkan bahwa adanya sebuah peningkatan pemahaman kognitif.

Selain dengan meningkatnya sebuah pemahaman, dapat juga digunakan untuk dapat mempertajam memori otak. Sebuah studi yang dimana menyebutkan Learning and Individual Differences yang melakukan sebuah penelitian terhadap grup siswa dalam kelas. Dimana penelitian ini dilakukan dengan salah satunya yang mendengarkan musik klasik. Hasil studi yang dimana  menunjukkan bahwa grup yang berhasil mendengar musik klasik yang dimana mendapatkan nilai yang lebih tinggi. Jadi, hasil tersebut yang dimana membuktikan bahwa belajar dengan mendengarkan musik klasik yang tentunya menjadi salah satu cara yang digunakan untuk membantu menajamkan ingatan.

Membuat lebih emosional dan terbuka

 

Studi oleh Universitas Southern Methodist yang dimana dalam hal ini musik klasik yang dapat berguna untuk membuat manusia lebih emosional. Mengadakan sebuah penelitian pada orang dengan meminta menulis yang dimana cerita spesifik dalam kehidupannya. Penelitian yang dimana menunjukkan bahwa subjek peneliti yang mendengarkan sebuah musik klasik pada saat bercerita, yang dimana nantinya akan lebih terbawa emosi dan juga terbuka. Berbeda dengan yang tidak mendengarkan musik klasik. Melansir dari Reader’s Digest, dengan memiliki sebuah rasa emosional yang terjaga dan juga terbuka, yang dimana tentunya akan dapat membuat manusia mengontrol emosinya yang ada dalam segala aspek.

Tidur lebih nyenyak

Ternyata musik Klasik yang juga memiliki sebuah keunggulan untuk tidur yang lebih nyenyak. Tahun 2006, sebuah studi yang dimana menunjukkan bahwa murid yang dimana punya sebuah masalah untuk tidur, tentunya dengan musik klasik bisa di atasi. Mereka yang akan lebih cepat tertidur ketika mendengarkan musik klasik, dari pada mereka yang tidak mendengarkannya. Hal ini tentunya menjadi salah satu hal yang akan disebabkan oleh lantunan melodi. Lantunan melodi tersebut yang dimana mempunyai sebuah ketukan yang diketahui sangat sederhana. Musik klasik yang dimana juga menjadi musik yang memiliki sebuah kualitas yang efektif untuk dapat meningkatkan sebuah kualitas tidur manusia.  

Bisa lebih produktif

Musik klasik pun yang dimana dapat membuat manusia menjadi lebih produktif lagi. Hasil penelitian ini yang menunjukkan bahwa mendengarkan musik klasik, yang dimana tentunya akan dapat meningkatkan sebuah akurasi, produktivitas, dan juga sebuah kepuasan kerja. Jadi, ketika sambil bekerja, anda yang dimana bisa mendengarkan musik klasik juga.

Mengurangi rasa sakit

Efek satu ini yang dimana punya sebuah hubungan dengan poin pertama. Lalu, rasa sakit yang dimaksud adalah sebuah rasa sakit dengan makna yang berbeda-beda. Seperti saat anda yang mendengarkan musik pada saat sakit hati, setelah itu anda yang dimana nantinya akan merasa lebih tenang. Tak hanya itu, orang yang sedang sakit pun yang dimana nantinya akan dapat berkurang rasa sakitnya.

Penelitian yang dilakukan pada saat tahun 2006 yang dimana menemukan bahwa sekelompok pasien sakit kronik yang dimana mengaku berkurang rasa sakitnya, setelah mereka yang mendengarkan musik. Tak hanya itu, bahkan mereka yang juga mendapatkan sebuah energi untuk lebih semangat.

Membuat hubungan lebih dekat

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2014 yang dimana sudah dirilis di Aging Mental Health, musik klasik yang juga bisa menjadi alat antar manusia yang memiliki koneksi satu dengan yang lainnya. Contohnya, keluarga yang dimana akan memiliki kemampuan untuk bermusik, yang dapat mendekatkan diri satu sama lain dengan cara bermusik. Bahkan, jika anda yang punya kemampuan bermain piano, jika anda mulai bermain satu musik dengan piano maka semuanya akan ikut.

Itulah beberapa manfaat dari musik klasik, dimana ternyata musik klasik adalah sebuah musik yang memiliki banyak manfaat. Manfaat yang diberikan tidak hanya bagi tubuh namun juga bagi kesehatan mental, mulai sekarang cobalah untuk mendengarkan musik klasik. Terimakasih.

Manfaat Menarik Dari Musik

Mendengarkan musik dikenal menjadi salah satu aktivitas yang banyak dilakukan oleh banyak orang dalam sehari-harinya. Selain mudah untuk dilakukan dan tidak menghabiskan waktu panjang yang mengikat, kegiatan ini sering dipilih banyak orang untuk menghabiskan waktu luangnya. Saat sedang tiba-tiba perlu melakukan aktivitas lain yang penting, kegiatan mendengarkan musik ini bisa dihentikan kapan saja. Atau seringkali juga, kegiatan lain bisa dilakukan bersamaan dengan tindakan mendengarkan musik. Sehingga mendengarkan musik sering dilakukan oleh banyak orang, baik itu untuk menghabiskan waktu sambil bersantai atau melakukan aktivitas lainnya, bahkan dalam beberapa kasus dapat dilakukan sambil bekerja. Di masa modern ini cukup banyak tempat bekerja yang mengizinkan para karyawannya untuk dapat bekerja dengan lebih santai, seperti tidak harus menggunakan busana yang super formal maupun dapat bekerja sambil memasang lagu agar tidak mudah mengantuk.

Selain memiliki kriteria seperti yang diinformasikan di atas, musik juga memiliki beberapa manfaat seperti untuk mengasah kesehatan dan informasi yang ditampung oleh otak. Selain menambah informasi serta wawasan, musik juga ternyata sangat bermanfaat sebagai sarana entertainmen untuk dapat menghibur pendengarnya. Di kala jenuh, musik dapat memberi pencerahan untuk mengembalikan semangat dan energimu untuk beraktivitas. Selain itu, pikiranmu juga akan kembali menjadi segar terutama jika musik yang didengar kamu sukai atau sesuai dengan suasana hati. Bahkan stamina dan kemampuan fisikmu dapat turut serta dilatih sambil mendengarkan musik lho! Hayo ngaku siapa yang suka dengerin lagu sambil ikutan goyang sendiri? Maka dari itu, jika kamu tertarik untuk mencari tahu lebih lanjut akan informasi seputar musik, kamu bisa membaca penjabaran yang dibahas dibawah ini ya.

 

Manfaat yang Bisa Didapatkan Dengan Mendengar Musik

Seperti yang telah banyak diketahui jika kamu ingin melatih kemampuan dan kekuatan fisik, maka hal yang harus dilakukan adalah olahraga. Sedangkan jika kamu ingin mengasah wawasan atau untuk menghibur kejenuhan, maka aktivitas yang harus dilakukan adalah mendengarkan musik. Aktivitas yang satu ini sudah banyak diketahui namun masih sering dilakukan akibat dari anggapan orang bahwa kegiatan ini tidak memberi dampak besar. Padahal kegiatan yang satu ini ternyata sangat besar karena dapat memberi segi positif bagi berbagai hal dalam hidup manusia.

Ada suatu perbandingan yang beredar. Dimana jika kamu ingin mengasah kemampuan fisik, maka lakukan olahraga. Namun apabila kamu hendak mengasah kekuatan otak, maka hal yang harus dilakukan adalah mendengar musik. Mengapa begitu? Mendengarkan musik ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan otak maupun tubuh yang sangat besar. Musik, dinilai dapat membantu meredakan stres, membuat pendengarnya merasa menjadi lebih bersemangat, bahkan hingga dapat membantu meredakan nyeri. Betapa menakjubkannya ya? Siapa sangka, tindakan yang dapat dilakukan untuk menjaga kondisi tetap sehat dapat dilakukan dengan cara yang begitu menyenangkan. Kesehatan yang dapat dijaga juga cakupannya cukup luas, mulai dari kesehatan mental hingga ke fisik. Berikut akan dijelaskan informasi mengenai manfaat mendengarkan musik bagi tubuh manusia.

1. Membantu Meredakan Stres

Banyak orang yang sering mengalami mendengarkan lagu kesukaan di saat sedang stres, dimana kemudian pikiran berangsur menjadi lebih baik. Hal ini bukanlah suatu kebetulan, bahkan ada penjelasan ilmiah dibaliknya. Mendengarkan musik diteliti dapat menurunkan kadar kortisol di tubuh. Kortisol merupakan suatu hormon yang dapat membuat respons terhadap stres. Musik juga dapat memberikan pengaruh pada aktivitas fisiologis di tubuh, seperti detak jantung, suhu tubuh, hingga tekanan darah. Musik dengan tempo yang perlahan dapat menurunkan kecepatan detak jantung, laju pernapasan, hingga tekanan darah. Sementara musik dengan tempo yang cepat memiliki efek sebaliknya.

2. Meringankan Gangguan Kecemasan

Bagi orang yang memiliki riwayat kecemasan ringan hingga parah, mendengarkan musik bisa membuat pikiran menjadi lebih rileks. Musik itu sendiri dapat menjadi pengalih perhatian yang baik. Manfaat mendengarkan musik ini juga sering diterapkan kepada para pasien kanker yang sedang dalam masa perawatan. Dengan musik, pasien akan merasa lebih tenang, sehingga komunikasi dengan orang-orang terdekat selama perawatan pun bisa lebih lancar. Musik juga dapat memberi kenyamanan yang cukup besar. Selama masa perawatan kanker, musik dapat membuat masa perawatan bisa dijalani dengan lebih baik.

3. Meningkatkan Kemampuan Kognitif

Baik itu mendengarkan serta saat bermain alat musik, memiliki kaitan yang erat dengan meningkatnya fungsi kognitif dan intelektual pada diri manusia. Sehingga saat sedang mengerjakan sesuatu kegiatan yang bersifat kognitif, aktivitas mendengarkan musik dapat memberi dampak untuk melakukan kegiatan tersebut. Beberapa contohnya seperti menulis atau seringkali dalam dunia modern ini mengetik, membaca, atau berbagai macam pekerjaan lainnya tidak ada menjadi masalah jika dilakukan sambil mendengarkan musik.

4. Baik Untuk Diet

Aktivitas olahraga sambil mendengar musik

Hal yang satu ini tampak begitu menarik bukan? Manfaat mendengarkan musik yang satu ini memang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Diet dan musik memiliki kaitan diantaranya. Sebagai contohnya saat aktivitas makan diiringi sambil mendengarkan musik yang memiliki tempo lambat akan memberi perasaan hati untuk bisa lebih rileks. Faktor penerangan ruangan yang agak remang juga membantu banyak dalam hal ini. Sehingga saat makan bisa dilakukan dengan lebih perlahan sehingga membuat lebih cepat merasa kenyang, dibanding jika kamu makan dalam ruangan yang terang benderang secara cepat seperti sedang terburu-buru.

5. Bisa Meredakan Nyeri

Meski manfaat yang satu ini masih belum ada penelitian konkritnya, namun banyak ahli yang percaya bahwa musik dapat membuat otak memberi perintah kepada organ tubuh untuk dapat mengolah kondisi tubuh dalam meredakan rasa sakit di dalam tubuh. 

6. Meningkatkan Daya Ingat

Manfaat ini tidak dapat dipastikan efektif bagi semua orang, namun disesuaikan dengan kondisi rasa nyaman masing-masing. Bagi beberapa orang, kegiatan belajar sambil mendengarkan musik bisa membuat topik pelajaran lebih mudah untuk dipelajari dan membekas di otak. Namun hal ini ditentukan dari jenis musik yang menjadi selera dari masing-masing orang, serta apakah orang tersebut nyaman untuk belajar sambil mendengarkan musik. Karena ada juga lho beberapa orang yang lebih suka belajar dalam kondisi hening.

7. Untuk Membuat Tidur Menjadi Lebih Nyenyak

Terapi menggunakan musik sebagai pengantar tidur juga dinilai cukup efektif untuk mengatasi masalah gangguan tidur seperti insomnia. Jenis musik yang umumnya dipilih contohnya seperti musik klasik yang sangat efektif dalam membuat tubuh menjadi rileks, sehingga upaya untuk tidur berlangsung dengan lebih cepat. 

8. Memperbaiki Suasana Hati

Musik pastinya berperan penting dalam membantu memperbaiki suasana hati yang buruk. Baik itu berbagai jenis musik seperti musik klasik, dangdut, atau pop yang populer dengan banyak orang. Aktivitas yang dilakukan sambil mendengar lagu kesukaan terbukti dapat memperbaiki suasana hati yang buruk untuk dapat berubah menjadi kembali baik. Faktor ini juga dapat memicu produksi dopamin secara alami dari dalam tubuh. Sedangkan dopamin itu sendiri merupakan suatu komponen kimia yang dapat memberi perasaan senang dan bahagia.

9. Bantu Redakan Gejala Depresi

Salah satu manfaat utama dari mendengarkan musik yang sering dialami banyak orang yaitu membantu meredakan rasa stres serta pikiran negatif dari manusia. Gejala yang dikenal dengan nama depresi ini relatif dapat menjadi sangat berbahaya bagi pengidapnya. Bagi orang yang sudah memiliki gejala atau kasus depresi di masa lalu, kegiatan mendengarkan musik dapat dijadikan pilihan metode pemulihan yang baik. Salah satu jenis musik yang dapat membantu secara efektif contohnya seperti musik klasik dan musik berjenis meditasi. Tapi jangan salah pilih musik ya untuk kasus yang satu ini maupun beberapa kondisi yang sedang terjadi. Musik berjenis metal, emo, dan tekno sangat tidak disarankan sebagai metode untuk meredakan gejala depresi. Bisa jadi malah tambah depresi kalau dengar 3 jenis musik itu.

10. Meningkatkan Stamina

Salah satu manfaat yang bisa diambil dari kegiatan mendengarkan musik yaitu untuk menemani masa beraktivitas. Dengan berolahraga sambil mendengarkan musik maka dapat membuat orang yang melakukan olahraga bisa lebih bersemangat dan memiliki stamina yang lebih besar. Maka dari itu sering untuk ditemukan orang yang berlari sambil mendengarkan musik menggunakan headset, atau saat sedang workout di gym. Maka dari itu tak jarang juga tempat fitness yang memutarkan lagu untuk menemani aktivitas berolahraga para pelanggannya. Selain aktivitas lari akan menjadi lebih bersemangat, stamina pun menjadi semakin baik. Jadi kegiatan olahraga bisa dilakukan dalam waktu yang lebih panjang.

 

Kesimpulan

Lalu setelah demikian besar manfaat yang bisa didapatkan dari musik. Maka jenis musik apa yang dapat efektif dalam memberikan manfaat untuk kesehatan? Tren yang berkembang saat ini adalah, musik dengan irama yang cepat baik untuk digunakan sebagai pengiring saat olahraga. Sedangkan musik dengan irama yang lambat akan menjadi unggul saat digunakan untuk keperluan relaksasi. Namun tentunya prinsip musik ini tidak dapat ditetapkan secara sama rata ke seluruh orang. Jika kamu cocok dengan pola yang banyak diterapkan seperti itu, maka kamu bisa mengikutinya. Namun tidak semua orang akan cocok dengan prinsip seperti ini. Ada beberapa orang lain yang kurang cocok dengan cara ini. Maka dari itu prinsip perhitungan akan pemilihan musik ini bebas untuk diterapkan.

Menggunakan musik sebagai terapi adalah masalah selera yang tidak selalu akan sama. Musik keras seperti rock sekalipun dapat dianggap orang memberi perasaan tenang bagi pendengar yang menyukainya. Melebihi dari saat orang tersebut mendengarkan instrumen musik klasik. Namun bagi mereka yang kurang suka musik rock, disuruh mendengarkan musik ini terasa bagaikan berada dalam tekanan yang begitu besar. Banyak orang menganggap bahwa musik sangat berkaitan dengan kejadian di masa lalu. Beberapa orang bahkan sering berpikir bahwa musik sangat berkaitan dengan kenangan di masa lalunya. Bagi beberapa orang, jenis musik tertentu bisa membangkitkan memori terdahulu, baik itu memori indah maupun yang buruk. Sehingga pertimbangan ini juga sering digunakan dalam menentukan jenis musik yang paling cocok dalam penggunaan sebagai terapi.